Home > Berita > Riau

Media Sangat Berperan Cegah Tindak Radikalisme dan Terorisme

Media Sangat Berperan Cegah Tindak Radikalisme dan Terorisme

Ilustrasi.

Senin, 30 November 2015 10:38 WIB
Mukhlis
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Mendukung pencegahan radikalisme dan terorisme di daerah, media massa diminta untuk mengedukasi masyarakat dalam upaya mengantisipasi meluasnya faham radikalisme dan terorisme.
Harapan itu disampaikan Kapolda Riau diwakili Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Sugiyono pada Dialog Pencegahan Radikalisme Terorisme bagi Media Massa di Provinsi Riau, Senin (30/11/2015) siang di salah satu hotel Pekanbaru.

Sugiyono menyebut, media massa merupakan salah satu saluran yang efektif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya faham radikalisme dan terorisme.

Lewat pemberitaan yang tidak melemahkan ketahanan bangsa, imbuh dia, media sangat berperan penting mencegah meluasnya faham berbahaya itu.

”Cara mendasar untuk pencegahan itu adalah bagaimana memberikan pemahaman terhadap masyarakat mengenai pentingnya menjaga kondusivitas dan memahami bentuk-bentuk dari upaya teroris masuk di lingkungan masyarakat,” kata dia, di hadapan puluhan wartawan Riau baik cetak, online maupun elektronik.

Ketua Panitia Penyelenggara Mastar Mahad dalam laporannya menyebut, dialog yang diinisiasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Riau, bertujuan meningkatkan kesadaran awak media terkait pemberitaan terorisme guna mengurangi dampak dengan tidak menggiring masyarakat untuk memiliki pemahaman yang sama dengan kelompok teroris.

”Melalui dialog ini, kami juga mengajak rekan wartawan dan media menjadi sarana untuk menyosialisasikan dan meredam kepanikan masyarakat terhadap insiden terorisme dan bagaimana langkah-langkah preventif untuk mencegah aksi terorisme di lingkungan masyarakat," ucap Mastar.

Dia merinci, dialog diikuti 220 peserta yang terdiri dari media cetak sebanyak 57, media penyiaran 54, media online 69, dan Humas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Riau 40 orang.

Ketua FKPT Riau Nizamul pada sambutannya sebelum membuka acara menyaakan jika media massa memiliki andil dan pengaruh besar mencegah meluasnya radikalisme di tengah kehidupan bermasyarakat.

"Oleh karena itu, kita merasa perlu mengajak teman-teman media untuk berdialog tentang bahaya terorisme, agar pemberitaannya objektif dan tidak mengiring satu kelompok untuk terlibat ke dalamnya," papar Nizamul.

Pada dialog bertema ”Damailah Indonesiaku, Jayalah Riauku” itu, Polda Riau dan FKPT Riau menandatangai nota kesepahaman (MoU) pencegahan dini faham radikalisme, terorisme dan organisasi terlarang (ISIS).

Selain kapolda yang diwakili dirbinmas, narasumber lain yang menyampaikan pokok pikiran yakni Ketua PWI Riau diwakili Sekretaris Eka Putra, mewakili Danrem 031 Wirabima, Deputi I BNPT, dan eks teroris yang menyampaikan testimoninya. ***

(Farid Mansyur)
Kategori : Riau, Pekanbaru, Hukrim
wwwwww