Astaga, Tangga Bagian Belakang Kanan Truk Milik Dinas PU Bengkalis Menimpa Bocah 7 Tahun

Astaga, Tangga Bagian Belakang Kanan Truk Milik Dinas PU Bengkalis Menimpa Bocah 7 Tahun

Ilustrasi truk.

Jum'at, 13 November 2015 03:58 WIB
DURI, POTRETNEWS.com - Tangga bagian belakang sebelah kanan truk milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis BM 8308 D, yang dikemudikan oleh AS (33) warga Dusun Pantai Indah RT02 RW06 Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, menimpa seorang bocah AZ berusia 7 tahun, Rabu (11/11/2015) sekira pukul 18.00 WIB. Informasi yang diberhasil dihimpun menyebut, truk yang dikemudikan oleh AS keluar dari dalam Jalan M Arif, hendak menuju jalan lintas Duri-Dumai kilometer 6. Sesampainya mendekati jalan lintas tersebut, tangga bagian belakang sebelah kanan truk Isuzu warna putih, jatuh ke belakang menimpa AZ yang saat itu sedang mengemudikan sepeda dayung.

"Memang benar ada kejadian tersebut. Saat ini AZ dalam perawatan intensif di rumah sakit. Sepeda dayung AZ juga mengalami kerusakan. Tangga yang dimaksud, untuk menaikkan dan menurunkan alat berat, ke dan dari atas truk," kata Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Alex Sandi Siregar saat dikonfirmasi, Kamis (12/11/2015).

Menurut dia, pengemudi truk, sebelum mengemudikan kendaraannya memperhatikan kondisi kendaraannya. Apalagi kendaraannya berat dan bobotnya berat, karena jika tangganya lepas akan mengakibatkan kecelakaan bagi orang lain yang ada dibelakangnya. Seharusnya tangga bagian belakang truk diberikan pengaman, sehingga dalam kondisi apa pun tidak akan terjatuh.

"Ini diduga kelalaian sopir truk. Sopir seharusnya mengantisipasi kejadian itu, dengan cara mengikat dengan rantai tangga bagian belakang. Pengemudi dan pengusaha atau penanggung jawab suatu badan usaha atau dinas, harus memperhatikan kondisi kendaraan sebelum dioperasikan di jalan," ulasnya.

Masih dikatakan AKP Alex Sandi, truk yang membawa muatan berat atau besar, seharusnya mendapatkan pengawalan dari personel Polri, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 162. Karena membawa alat berat merupakan prioritas, dan dimensi kendaraan yang besar dan kecepatan kendaraan pun harus rendah. Truk yang membawa alat berat, bisa merusak fasilitas jalan, seperti kabel listrik, tiang listrik dan rambu lalu lintas.

"Pada intinya, kita sangat mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bengkalis. Tetapi dinas terkait pun jangan melupakan aspek keselamatan. Karena keselamatan merupakan hal yang utama," jelasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis, M Nasir, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. "Ini merupakan musibah yang tidak kita (Dinas PU, red) inginkan. Saat ini korban sudah mendapatkan perawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk menjalani pengobatan, dibawa oleh staf Dinas PU Kabupaten Bengkalis. Kita juga berharap, hal serupa tidak akan terulang kembali dikemudian hari," kata dia.

Saat ini truk merek Isuzu warna putih BM 8308 D milik Dinas PU Kabupaten Bengkalis, diamankan di Sat Lantas Polres Bengkalis Jalan Pipa Air Bersih. Sementara pengemudinya dalam pemeriksaan.***

(Farid Mansyur)
Kategori : Hukrim, Bengkalis
Sumber:GoRiau.com
wwwwww