PotretNews.com Kamis 02 April 2020
Home >  Berita >  Riau

Menkeu: Aneh... Riau Ngaku Tak Punya Dana untuk Penanggulangan Asap, padahal Ada Uang Rp 160 Triliun Menganggur

Menkeu: Aneh... Riau Ngaku Tak Punya Dana untuk Penanggulangan Asap, padahal Ada Uang Rp 160 Triliun Menganggur

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

Sabtu, 07 November 2015 20:09 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Pemerintah pusat lewat Kementerian Keuangan 'banting tulang' menggenjot penerimaan pajak untuk membiayai anggaran. Tapi dana pemerintah daerah seratus triliun rupiah lebih malah menganggur begitu saja di bank. Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengatakan, daerah harusnya ikut bantu menggenjot ekonomi lewat penggunaan anggaran yang disalurkan pemerintah pusat, bukannya malah disimpan dan menganggur di bank. "Daerah rata-rata malah kelebihan duit. Yang aneh ketika bicara asap, Riau bilang mereka tidak punya APBD untuk penanganan asap, tapi dana menganggur provinsi Riau Rp 2 triliun, belum termasuk dana kabupaten. Rp 200 miliar saja dikeluarkan sangat bermanfaat untuk mengatasi asap. Kurang fair, lempar terus ke pusat. Daerah punya uang kok," jelas Bambang dalam media briefing, di Hotel Harris, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/11/2015).

Dia mengatakan, dana menganggur pemda di perbankan pada akhir 2014 lalu mencapai Rp130 triliun, jumlah ini naik dari posisi di 2011 sebesar Rp 70 triliun. Bambang mengatakan, tahun ini diperkirakan dana pemda yang menganggur di perbankan mencapai Rp 160 triliun.

"Realisasi belanja daerah per September baru 54 persen. Mungkin akan membesar jelang Pilkada. Uang menganggur di bank itu akumulasi tahun-tahun sebelumnya. Daerah tidak kenal konsep SAL (Saldo Anggaran Lebih)," kata Bambang.

Kondisi keuangan negara saat ini memang tengah jadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karena penerimaan pajak masih rendah, sementara kebutuhan untuk membiayai anggaran cukup besar di akhir tahun.***

       
        Loading...    
           
(Wawan Setiawan)
Kategori : Riau, Pemerintahan
Sumber : Detik.com
Loading...
www www