PotretNews.com Minggu 22 September 2019
Home > Berita > Riau

Selamat Jalan Pak Saun Achmad Saragih…

Selamat Jalan Pak Saun Achmad Saragih…

Almarhum Saun Achmad Saragih tatkala menghadiri Kongres XXIII PWI di Banjarmasin, 19 September 2013. (foto: istimewa)

Senin, 11 November 2013 23:26 WIB
Ishar D
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Awan kelam kembali menyelimuti pers Riau, tokoh sekaligus orang tua bagi para wartawan muda di Riau, Saun Achmad Saragih (62) akhirnya pergi untuk selamanya.Almarhum meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara, Senin (11/11/2013) sekira pukul 16.00 WIB, di samping keluarga. Direncanakan dikebumikan di Pekanbaru pada Selasa (12/11/2013).

Tidak hanya pers Riau yang merasa kehilangan, akan tetapi keluarga tercinta yang selama ini hidup bersama almarhum pun harus merelakan kepergiannya. Almarhum meninggalkan istri, Nurliana dan empat orang anak.

Tidak ada yang menyangka, jika almarhum pergi secepat itu. bahkan keluarga pun kaget dengan peristiwa duka ini. Berdasarkan penuturan anak sulung almarhum, Mario Abdillah Khair, Senin sekira pukul 09.00-10.00 WIB, ia masih bercengkerama dengan ayahnya. Pembicaraanya pun mengenai rencana Mario untuk berumah tangga.

Ads
”Saya syok! Soalnya tadi pagi ayah masih sehat dan saya bersama beliau dan juga ibu saya masih berbicara dan bermusyawarah soal rencana saya untuk menikah dan juga mengenai persiapan lainnya,” kata Mario, yang pernah menjabat Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Riau di kediaman orang tuanya di Jalan Jati, di belakang Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru.

Dijelaskannya lagi, bahwa almarhum tidak ada keluhan apa-apa, dan juga tidak memiliki riwayat penyakit yang aneh. Hanya saja dulu sempat punya riwayat darah tinggi.

”Sampai, usai musyarawah lalu tiba-tiba ayah mengeluhkan sakit kepala pun kami tidak memiliki firasat apa-apa. Sempat dibawa ke RS Ibnu Sina, karena penuh kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, dan tidak ada yang tahu, sekira pukul 16.00 WIB, ayah dinyatakan dokter sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Di mata Ketua PWI Riau H Dheni Kurnia, sosok almarhum adalah salah seorang tokoh pers dan juga ”kamus” berjalan bagi wartawan muda di Riau. ”Pribadinya sangat menyenangkan dan bersahaja. Beliau adalah contoh pers yang baik bagi para adik-adiknya. Ketiadaannya, pastilah membuat kita semua merasa kehilangan,” tutur Dheni.

Catatan potretnews.com, Saun Achmad Saragih sebelum menjadi wartawan Harian Sinar Indonesia Baru pada 1983-1999, dikenal sebagai penulis artikel di sejumlah media massa terkemuka seperti Harian Pikiran Rakyat Bandung, Harian Mimbar Umum, Harian Analisa, dan Harian Waspada.

Pria kelahiran Simalungun 3 Juli 1952 ini, sebelum mengendalikan keredaksian potretnews.com (sebagai pemimpin umum/pemimpin redaksi/penanggung jawab), pernah menjadi Direktur/Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Tabloid Mediator & Solusi dan sempat juga menjabat Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Tabloid Tirai.

Buah konsistensi sebagai wartawan, almarhum menjadi ”langganan” juara lomba karya tulis antarwartawan di era 90-an, yang setiap tahun diselenggarakan Pemerintah Provinsi Riau, saat gubernur dijabat Soeripto.

Di sela-sela aktivitas jurnalistiknya, dari sejak muda, Pak Saragih, demikian sapaan akrabnya semasa hidup, telah bergabung sebagai Anggota PWI. Di PWI Cabang Riau, dia tercatat sebagai anggota yang pernah menjadi pengurus dengan periode yang tidak terputus. Dimulai dari ketua seksi hankam (pengurus pleno), wakil ketua cabang (pengurus harian), anggota dewan kehormatan daerah (DKD), sekretaris DKD, hingga menjabat Penasihat Pengurus PWI Riau.

Selain aktif di organisasi profesi, almarhum juga pernah berkiprah di organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dengan menduduki jabatan Ketua Pemuda Demokrat (Indonesia) Kabupaten Simalungun (saat ketua umum DPP dijabat Yana Dewata) dan Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Simalungun Provinsi Sumatera Utara (Sumut), tatkala ketua umum DPP dijabat Aulia Rahman dan Abdullah Puteh.

Sementara itu, di organisasi kemasyarakatan (ormas), mendiang Saragih dipercaya menduduki posisi strategis, yakni sebagai Humas DPW Pemuda Pancasila Provinsi Riau di era Syafli Duyun Tanjung (alm). Berganti pimpinan, karena Duyun meninggal dunia, oleh ketua yang baru, Zulkarnain Syukur atau populer disapa Zul Lebanon (alm), Pak Saragih juga masih diberi posisi terhormat sebagai anggota presidium DPW (sekarang menjadi MPW, red).    

Pada 9 Februari 2011, almarhum dianugerahi Press Card Number One (PCNO) oleh Komunitas Hari Pers Nasional (HPN) yang diserahkan Ketua Dewan Pers Prof Bagir Manan dan disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam laporannya selaku Penanggung Jawab HPN 2011 ketika itu, Ketua Umum PWI Pusat Margiono menyebut, PCNO diberikan kepada insan pers yang dinilai memiliki jasa dalam pengembangan dunia pers. Mereka adalah orang-orang yang memiliki dedikasi, integritas, dan profesionalisme di dunia pers. Para penerima berasal dari sejumlah media massa, baik cetak maupun elektronik, serta tokoh yang aktif di organisasi wartawan.

Beberapa kriteria penerima PCNO adalah setidak-tidaknya menghasilkan karya jurnalistik yang diakui di tingkat nasional terlebih lagi internasional; menghasilkan karya jurnalistik bermutu, berupa tajuk, tulisan, foto/video berita dan karikatur; secara konsisten setidaknya dalam kurun waktu 25 tahun.

Selain itu, penerima PCNO juga diberikan kepada pelopor pengembangan genre jurnalistik di Tanah Air. Misalnya, jurnalistik investegasi, sastrawi presisi, entertaimen, olahraga, remaja, televisi, radio dan digital.

Mereka juga secara konsisten berkontribusi memajukan jurnalistik Indonesia melalui gagasan dalam tulisan, atikel, atau buku jurnalistik; secara konsisten berkontribusi membela kemerdekaan pers lewat gagasan karya dan kiprahnya; secara konsisten berkontribusi memajukan sumber daya manusia (SDM) pers Indonesia melalui keterlibatan pribadi, organisasi, lembaga, atau maupun dalam melakukan pelatihan. PCNO mulai diberikan komunitas HPN pada 2010.

Selamat jalan Pak Saun Achmad Saragih… ***

       
        Loading...    
           
Kategori : Riau, Umum, Peristiwa
       
        Loading...    
           
wwwwww