PotretNews.com Senin 14 Oktober 2019

Berusaha Selamatkan Nyawa Pengendara Lain, Polisi Ganteng Ini Justru Meninggal Tertabrak Kereta Api

Selasa, 19 Desember 2017 09:08 WIB
berusaha-selamatkan-nyawa-pengendara-lain-polisi-ganteng-ini-justru-meninggal-tertabrak-kereta-apiBripda Sherif Gagah Hidayattulloh, yang tewas tertabrak KA saat menjalankan tugas.
JOMBANG, POTRETNEWS.com - Foto Bripda Sherif Gagah Hidayattulloh yang meninggal tertabrak KA Bangunkarta, menjadi viral di media sosial. Anggota Satlantas Polres Jombang bernama Bripda Sherif Gagah itu meninggal ketika sedang bertugas di Desa Plosorejo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Sabtu petang (16/12/2017).Ucapan belasungkawa pun mengalir dari netizen untuk polisi ganteng yang masih berusia 23 tahun itu.

Dilansir potretnews.com dari tribunnews.com, saat itu korban sedang bertugas mengatur lalu lintas di perlintasan kereta api desa setempat. Namun naas, setelah ia menyelamatkan nyawa beberapa pengendara sepeda motor dari arah Nganjuk tujuan Jombang, justru nyawanya sendiri yang melayang.

“Bripda Sherif berinisiatif untuk menghalau mereka. Namun naas, Bripda Sherif malah tersambar kereta api karena jaraknya terlalu dekat dengan perlintasan," jelas Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto.

Ads
Dari keterangan Agus, sejak pukul 16.00 WIB telah dilakukan pengaturan arus lalu lintas di kawasan tersebut. Kemudian ketika mendapati pengendara motor yang hendak menerobos palang pintu yang menutup, korban menghalaunya agar terhindar dari kereta api yang hendak melintas

Kemudian pada Pukul 17.30 WIB, terjadilah kecelakaan yang berujung maut dan menewaskan seorang polisi.

Bigadir Abdul Rohman, rekan polisi yang bertugas dengan korban, dan beberapa warga pun segera melarikan korban ke RSUD Kertosono, Nganjuk. "Tetapi takdir berbicara lain, korban meninggal dunia," lanjut Agung.

Menurut Agung, Bripda Sherif telah menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab yang patut diteladani seluruh anggota Polres Jombang.

"Demi melayani dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat, nyawa pun siap dikorbankan," ucapnya.

Gugurnya Bripda Sheriff juga menjadi viral di grup facebook Info Lantas Mojokerto. Foto yang diunggah akun Taxol Moker 7 jam lalu, mendapat 3.498 like dan 357 komentar dari warganet. Ucapan duka cita dan doa pun mengalir dari para netizen.

"Karena wong goblok sampe polisi dadi korban. Mene mben nek wes ngerti palang kreta nutup ga usah diterobos (Karena orang bodoh sampai polisi menjadi korban. Lain kali kalau sudah tahu palang pintu KA ditutup tidak usah diterobos)," komentar akun Eko Prasetya.

Seperti yang ditulis akun Januari Adi, dia mengungkapkan kekaguman atas pengorbanan Bripda Sheriff. "Jiwa patriotmu telah mengantarkanmu dengan dami di sisi-Nya. Bripda Sheriff, selamat jalan sang pengayom masyarakat," tulis Adi. ***

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Nusantara
       
        Loading...    
           
wwwwww