PotretNews.com Selasa 16 Oktober 2018

EDAN... Usai Membunuh, Pria Ini Menari-nari dengan Pisau Berlumur Darah di Depan Mayat Istrinya...

EDAN... Usai Membunuh, Pria Ini Menari-nari dengan Pisau Berlumur Darah di Depan Mayat Istrinya...

ilustrasi

Selasa, 19 Juli 2016 11:00 WIB

SAMARINDA, POTRETNEWS.com - Sarifuddin seolah dirasuki setan. Minggu (17/7) kemarin, dia tega membunuh sang istrinya Jumiati di rumahnya di Jalan Jakarta, Gang Bakti, RT 21, Kelurahan Loa Bakung, Sungai Kunjang, Samarinda.

Usai membunuh, Sarifuddin pun langsung menari-nari di depan wanita yang sudah memberinya tiga anak itu. Udin menari dengan mandau (senjata tajam sejenis pisau, red) di atas kepala di depan Jumiati.

Kejadian itu dilihat langsung sang kakak iparnya Sumarno (46). Saat itu, Sumarno hendak menyelamatkan tiga anak Udin yang nyaris ikut dibunuhnya. "Dia (Udin, red) menari di atas jasad istrinya (Jumiati, red) yang dihabisinya," kata Sumarno.


BACA JUGA:

Ads
SADIS... Mengamuk dengan Tombak dan Parang, Pria Ini Bacok Istri dan Tetangga hingga Tewas


Selain menari, Udin juga terlihat bak seorang pendekar dengan menggunakan ikat kepala merah. Mata Udin pun terlihat merah. "Saya tak tahu apa yang dia pelajari dan lakukan hingga seperti itu. Tapi memang seminggu sebelum kejadian ini dia sering ngomong sendiri," ucap Sumarno.

Kebiasaan meracau Udin yang diketahui Sumarno sejak satu minggu lalu itu yakni kerap mengatakan "bunuh, bunuh, bunuh" berulang-ulang kali.

"Dia meracau kalau sudah tengah malam, kira-kira jam 12 (pukul 00.00 Wita). Ya seperti tadi malam (kemarin, red) itu, sebelum kejadian," tutur Sumarno.

Perubahan perilaku itu baru diketahui Sumarno setelah Udin datang dari kampung kelahirannya di Muara Ancalong, Kutai Timur (Kutim). "Dia datang sebelum Lebaran. Nah setelah Lebaran, perilakunya tiba-tiba berubah seperti itu," ujar Sumarno. ***


editor: wawan s
sumber: jpnn.com

Kategori : Nusantara
wwwwww