PotretNews.com Kamis 22 November 2018

RASAIN... 2 Satpol PP Cabuli ABG yang Terjaring Razia, Akhirnya Dipecat

RASAIN... 2 Satpol PP Cabuli ABG yang Terjaring Razia, Akhirnya Dipecat

ilustrasi

Jum'at, 03 Juni 2016 11:09 WIB
BANJARMASIN, POTRETNEWS.com - Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah memecat dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang melakukan kasus asusila terhadap gadis masih di bawah umur.Ibnu Sina menyatakan, kedua Satpol PP ini diberhentikan secara tidak terhormat. "Kami berhentikan kedua oknum Satpol PP tersebut secara tidak hormat," tegas Ibnu Sina, Kamis (2/6).

Hal ini, masih kata Ibnu Sina, berdasarkan penegakan undang-undang nomor 5 tahun 2014, tentang aparatur sipil negara dan peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil. Berdasarkan hasil rapat majelis pertimbangan penjatuhan hukuman disiplin pegawai.

Intinya, kata Ibnu Sina, jika ada aparatur sipil negara dan tenaga harian lepas yang terbukti melakukan pelecehan seksual, diberhentikan secara tidak hormat.

Ads
Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin Ichwan Noor Khaliq mengungkapkan, kedua anak buahnya itu harus dipecat meski belum dilakukan proses hukum karena dianggap menyalahi peraturan disiplin berat.

Yang pertama, kata dia, keduanya menjemput si wanita tanpa perintah pimpinan, di mana sebenarnya orang yang sudah diserahkan ke bagian Dinas Sosial untuk dibina tidak boleh lagi dicampuri pihak Satpol PP.

"Kesalahan fatal kedua, saat melakukan penjemputan si wanita itu mereka memalsukan identitas di atas materai, bahkan nama temannya sendiri dicatut," bebernya.

Selanjutnya, sambung Ichwan, mereka mengakui kalau telah melakukan tindak asusila sebagaimana yang ramai diberitakan tersebut.

"Jadi apa yang mau dibela bagi keduanya ini, ini pelanggaran disiplin yang memalukan," tandasnya. Dikutip dari Antara.

Sebagaimana diketahui, Selasa (31/5) malam, masyarakat Banjarmasin dihebohkan dengan kasus asusila yang dilakukan dua Satpol PP terhadap salah seorang gadis Ns (15), yang sebelumnya terjaring oprasi penertiban anak-anak jalanan.

Cerita beredar, Ns dan tiga teman laki-laki diamankan di markas Satpol PP Kota Banjarmasin, setelah disanksi bersih-bersih, mereka dibawa kejalan Lingkar Selatan, tiga anak laki-laki ditinggal jauh di sana, sedangkan Ns di bawa dan diserahkan ke rumah singgah Dinas Sosial.

Hal ini terungkap saat ketiga anak laki-laki itu bertemu dengan para petugas rescue, mereka mengaku telah ditinggalkan pihak Satpol PP hingga bingung pulang. Dan salah satu teman mereka yang perempuan malah dibawa.

Atas pengakuan itu, maka terjadilah pembicaraan berantai di radio Orari. Hingga memancing ratusan masyarakat menyerbu kantor Satpol PP Kota Banjarmasin untuk mencari Ns.

Cukup lama terjadi kericuhan di kantor Satpol PP itu hingga pihak kepolisian berdatangan, Ns tiba-tiba datang diantar tukang ojek, dan mengaku telah dilecehkan dua anggota Satpol PP setempat.

Mendapat laporan itu, pihak kepolisian bergerak cepat, Kamis (2/6), dan kedua anggota Satpol PP itu telah ditangkap.***

editor: wawan s
sumber: merdeka.com

Kategori : Nusantara
wwwwww