Ditolak Pakai Ambulans, Jenazah Terpaksa Dibawa Pulang Naik Ojek
![]() |
ilustrasi |
Rabu, 18 Mei 2016 09:54 WIB
PAREPARE, POTRETNEWS.com - Sungguh tragis. Jenazah Syamsu Alam alias La Pele (25) yang meninggal di Puskesmas Madising na Mario, Parepare, Sulawesi Selatan, terpaksa dibawa pulang ke rumah duka dengan menggunakan motor ojek, Selasa (17/5) kemarin.
Awalnya, Syamsu Alam dilarikan ke puskesmas itu karena tiba-tiba jatuh pingsan di rumahnya. Dia dibawa menggunakan ojek oleh keluarganya sekira pukul 00.30 wita. Nahas, setengah jam kemudian, pria itu menghembuskan napas terakhirnya. Keluarga pun bermaksud menggunakan ambulans untuk membawa pulang jenazah Syamsu, namun ditolak oleh puskesmas."Kami lalu telepon 112, lelaki yang menjawab telepon kami bilang bahwa ambulans hanya untuk pasien, bukan jenazah. Kami tidak tau lagi mau dapat mobil dari mana dini hari begitu," kata Ketua RW 05 Mattirosompe Bacukiki Barat, Muslimin, yang mewakili keluarga.Setelah satu jam menunggu tanpa solusi, akhirnya keluarga Syamsu yang termasuk kurang mampu itu menyewa ojek. Ayah almarhum, Onding mengangkat jenazah Syamsu dengan dibonceng ojek empat orang, masing-masing tukang ojek, Onding yang mengangkat jenazah, serta seorang kerabat yang menahan punggung Onding di belakang.Jenazah Syamsu sendiri telah dimakamkan setelah salat zuhur, pada Selasa 17 Mei di Pekuburan Labujung Parepare.editor: wawan s
sumber: jpnn.com

























