PotretNews.com Minggu 22 Juli 2018

Astaghfirullah, Saf Tak Dipisah, Jemaah Pria dan Wanita Bercampur-baur pada Salat Idul Adha di Lapangan Simpanglima Semarang

Astaghfirullah, Saf Tak Dipisah, Jemaah Pria dan Wanita Bercampur-baur pada Salat Idul Adha di Lapangan Simpanglima Semarang

Jemaah pria dan wanita bercampur-baur pada Salat Idul Adha.

Minggu, 27 September 2015 05:11 WIB
SEMARANG, POTRETNEWS.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengaku kaget saat menerima laporan masyarakat tentang pelaksanaan salat Idul Adha di Lapangan Simpanglima, Kota Semarang, pada Kamis, 24 September 2015. Soalnya tak ada pemisahan saf atau deretan untuk jamaah pria dengan wanita."Saya memang banyak mendapatkan laporan dari HP (handphone/telepon seluler) saya, dari (akun) Twitter juga. Padahal sebenarnya aturan salat itu sudah jelas (saf jamaah pria dan wanita dipisah)," kata Ganjar saat kunjungan kerja di Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu, 26 September 2015.

Ganjar pun menyayangkan sikap panitia penyelenggara Salat Idul Adha yang tidak tanggap melihat fenomena yang cukup membuat ramai media sosial itu. Panitia seharusnya sigap menertibkan jemaah sehingga tak dicampur laki-laki dan perempuan.

Peristiwa itu, kata gubernur, harus menjadi pelajaran agar tak terulang lagi di masa mendatang. Tata cara salat berjemaah sudah dimengerti semua umat Islam, termasuk pemisahan laki-laki dan perempuan. Maka tak ada alasan untuk menoleransi peristiwa serupa di masa mendatang.

Ads
"Ndak (tidak) boleh ini terulang. Kalau tidak, ini akan jadi cerita yang ramai lagi di socmed (social media/media sosial). Seolah-olah kita enggak profesional," ujar mantan anggota Komisi II DPR Itu.

Protes mengenai pelaksanaan Salat Idul Adha di Simpanglima Semarang pada Kamis lalu pertama kali muncul lewat unggahan foto di sebuah akun Facebook milik Ahmad Luthfi. Dalam foto itu jelas terlihat jelas kondisi semrawut ratusan jamaah yang melaksanakan salat.

Bahkan tidak ada perbedaan saf atau pembatas antara jemaah laki-laki dan perempuan. Ada juga posisi jemaah laki-laki justru berada di belakang jemaah perempuan, serta bergabungnya jemaah keluarga tampak seperti rekreasi keluarga.

Ahmad Luthfi saat mengunggah foto itu sempat menuliskan keprihatinannya terhadap kondisi saf salat yang dialaminya. "Astaghfirullah, pertama kalinya Salat Hari Raya di Simpanglima Semarang. Masya Allah, jemaah berantakan, campur-baur antara laki dan perempuan, saf salat saling berpencar, pada kumpul dengan keluarga ibarat rekreasi saja. Inikah wajah umat Islam," tulisnya.

Komentar para pengguna internet tentang kejadian itu pun beragam. Banyak yang menyayangkan sikap panitia tidak bisa mengatur jemaah. Panitia bahkan tidak mengindahkan aturan Islam tentang salat berjamaah yang salah satunya adalah saf laki-laki dengan perempuan harus dipisah.

Jemaah laki-laki dan perempuan bercampur saat Salat Idul Adha di Simpanglima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 24 September 2015.***

loading...
(Akham Sophian)
Kategori : Nasional
Sumber:Viva.co.id
PMB Unilak 2018/2019
wwwwww