PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Mantan Bupati Siak Provinsi Riau, Arwin bin Ahmad Saruji atau yang lebih dikenal dengan Arwin AS wafat dalam usia 73 tahun, Sabtu (31/10/2026) pagi di Pekanbaru, setelah sakit. Arwin yang memimpin Siak pada 2000-2005 dan 2006-2011 itu dikenal sebagai bupati pertama yang dipilih secara demokrtaris sekaligus tokoh pembangunan di Siak . Sebelum wafat, tokoh masyarakat Riau itu sempat menjalani perawatan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau akibat kondisi kesehatan yang menurun.
”Telah berpulang ke Rahmatullah Tokoh Riau Bapak H. ARWIN BIN AHMAD SARUJI (Bupati Siak pada masanya) pada hari ini Sabtu 31 Oktober 2026 sekitar jam 07.28 WIB di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru," demikian pesan yang diterima redaksi
potretnews.com dan telah dikonfirmasi.Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke rumah duka di jalan Thamrin, Gobah, Pekanbaru untuk disemayamkan. Kabar duka tersebut juga dibagikan oleh Bupati Siak Afni Zulkifli. Dalam akun media sosialnya Afni mengatakan Arwin AS merupakan figur yang membimbingnya sejak muda dan mendukung dia maju sebagai bupati Siak ketika tidak banyak yang percaya bisa menang.”Innalillahi wainna ilaihirojiun. Dunia seketika sejenak berhenti, dan bumi terasa tidak bertapak pagi ini." tulis Afni. "Tangan beliau yang membimbing saya sedari muda, memberi asa pada si miskin ini, hingga setia sepenuh jiwa raga memberi dukungan maju sebagai Bupati, di saat tak banyak orang percaya," kata Afni lagi.
Afni mengatakan Arwin AS selalu yakin dan memberi keyakinan dan tidak pernah meninggalkannya berjuang sendirian. ”Bahkan dalam sakitnya, beliau memberi saya semangat untuk kuat, kuat, kuat dan jangan menyerah," katanya.Arwin AS merupakan tokoh masyarakat Riau. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Siak dua periode sekaligus bupati definitif pertama di Siak pascapemekaran dari Kabupaten Bengkalis tahun 1999.Ia menjabat sebagai Bupati Siak periode pertama tahun 2000-2005 bersama wakilnya Syamsuar. Selanjutnya pada periode kedua tahun 2006-2011 ia kembali maju dan terpilih bersama wakilnya, OK Fauzi Jamil. Pada periode keduanya, Arwin berhadapan dengan bekas wakilnya, Syamsuar, yang maju sebagai calon bupati.Saat memimpin Siak pada awal-awal pemekaran pria yang dikenal memiliki kecintaan mendalam terhadap musik-musik legendaris The Beatles itu membangun ’fondasi' Negeri Istana tersebut.Salah satu karyanya adalah pembangunan Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah yang membentang di atas Sungai Siak. Maka tidak heran kalau Arwin AS disebut sebagai Bapak Pembangunan Siak.
”Beliau adalah tokoh besar pembangunan Siak. Ayahanda Arwin AS, Bupati Siak pertama yang terpilih secara demokratis,” kata Bupati Siak Afni, saat menjenguk Arwin AS di rumah sakit baru-baru ini.Dalam pertemuan itu, Arwin kembali bercerita mengenai perjalanan pembangunan Siak sejak daerah tersebut resmi menjadi kabupaten pada 1999. Pesan Arwin kepada Afni pun menjadi bekal sebelum menghadapi pertemuan dengan pemerintah pusat. ”Berjuanglah, jangan menyerah. Berjuanglah. Diiringi dengan doa,” kata Afni menirukan pesan Arwin sebelum berangkat ke Jakarta membahas Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas bumi (migas) Siak dengan pemerintah pusat.***