Korban Investasi Bodong ”FG” Kecewa Putusan Pengadilan Tinggi Riau, Vonis 11 Tahun untuk Bhakti Salim dkk Diubah Jadi 3 Tahun
![]() |
Kuasa hukum korban investasi bodong hingga miliaran rupiah yang diduga dilakukan oleh FG, Dr Saiful Anam menilai putusan Pengadilan Tinggi Riau aneh dan ajaib. (F-INEWS.ic) |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Kuasa hukum korban investasi bodong hingga miliaran rupiah yang diduga dilakukan oleh perusahaan Inisial FG, Dr Saiful Anwar menilai putusan Pengadilan Tinggi Riau aneh dan ajaib.
Menurut Saiful Anam, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru Nomor 1155/Pid.Sus/2022/PN PBR menjatuhkan putusan penjara masing-masing 11 tahun dan denda Rp10 miliar apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan 6 bulan.Namun, melalui banding yang diajukan Bhakti Salim dkk Pengadilan Tinggi Riau pada 11 Januari lalu mengubah putusan menjadi 3 tahun dan denda sebesar Rp10 miliar jika tidak dibayar harus diganti pidana kurungan 6 bulan."Hakim Pengadilan Tinggi Riau sangat tidak peka kepada psikologis korban. Kita tahu korban sangat menderita dengan adanya dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, tindak pidana perbankan serta pencucian uang yang dilakukan oleh Bhakti Salim dkk," ungkap Saiful Anam dalam siaran pers, Senin 15 Januari 20224.Dikatakan peraih gelar doktor dari Universitas Indonesia (UI) ini, potongan atau kortingan putusan yang dilakukan Pengadilan Tinggi Riau itu sangat luar biasa. Majelis hakim melihat terlalu sederhana perkara ini.Abdul Roni

























