Home > Berita > Umum

Lawatan Pengurus DMDI Pusat Melaka ke Riau Diakhiri ke Rumah Mualaf di Bengkalis

Lawatan Pengurus DMDI Pusat Melaka ke Riau Diakhiri ke Rumah Mualaf di Bengkalis

Datuk Ajis menunjuk bagian bangunan yang rusak kepada Datuk Jamil (atas). Muslim menerima bantuan DMDI Pusat Melaka yang diserahkan Datuk Jamil (bawah), Sabtu (13/08/2022) petang kemarin.

Senin, 15 Agustus 2022 15:42 WIB
Junaidi Usman

BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Rangkaian lawatan pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Pusat Melaka, Malaysia ke Riau diakhiri ke Rumah Mualaf di Desa Jangkang, Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Sabtu (13/8/2022) petang kemarin.

Seramai 9 orang dalam rombongan DMDI Pusat ini didampingi Ketua DMDI Provinsi Riau, Datuk Ir Ajiz Bin Manaf tiba di Rumah Mualaf menjelang Magrib. Setelah menyampaikan sedikit kata sambutan, sebanyak 100 Quran diserahkan ke Rumah Mualaf dan 50 Quran untuk Komunitas Pejuang Subuh, Desa Pangkalanbatang.

Mendapati kunjungan ini, Pembina Rumah Mualaf, Muslim mengucapkan syukur karena sudah sekian lama dirinya menunggu dan memberi informasi bagaimana keadaan Rumah Mualaf tadi.

"Alhamdulillah, sudah ada tanggapan yang sangat luar biasa. Saya sangat-sangat bersyukur dan semoga kedepannya nanti bisa bermanfaat lebih baik lagi," kata Muslim kepada jurnalis media ini setelah rombongan pulang ke Kota Bengkalis.

Diungkapkan Muslim, ada sebanyak 300-an mualaf di Kecamatan Bantan dan Kecamatan Bengkalis. Hanya sekitar 70-an mualaf yang dibinanya dan belasan mualaf berasal dari Desa Jangkang.

Sementara itu, Vice Presiden DMDI Pusat Melaka, Prof Emeritus Datuk Wira Dr H Mohd Jamil Bin Mukmin menyebutkan bahwa lawatan mereka ke Bengkalis adalah untuk melihat kondisi dan juga perkembangan Rumah Mualaf yang seluruh biaya pembangunannya menggunakan anggaran DMDI Pusat sebesar RM500.000 atau kira-kira Rp1,75 miliar.

"Secara keseluruhan, kondisi bangunan rumah mualaf ini masih baik dan jugak activitynya pun bagus walaupun kami sudah lama hampir 4 tahun tidak berkunjung ke sini karena Covid-19. Ini adalah rangkaian lawatan DMDI Pusat Melaka ke Riau yang dimulai Dumai kemudian Pekanbaru dan terakhir Pulau Bengkalis. Tapi yang terpenting adalah yang di Bengkalis ini karena di Bengkalis ini ada rumah mualaf DMDI yang telah dicetuskan oleh Tun H Mohd Ali Bin Rustam pada tahun 2003 yang masa itu adalah Ketua Menteri Melaka dan sekarang adalah Presiden DMDI (Gubernur Negeri Melaka,red)," sebut Datuk Jamil.

"Pembelajaran telah dilaksanakan oleh seorang ustadz dan jugak oleh jabatan agama Islam di daerah ini. Rumah ini telah diuruskan oleh Pak Muslim dengan begitu bagus. Walau bagaimanapun, saya kira rumah ini perlu dibaikpulihkan dan diupgradekan karena beberapa bagian ada yang sudah rusak atapnya, ceiling (plafon)nya, tapi yang lain-lainnya, dia punya dinding, lantai, pagar masih bagus tapi perlu upgradekan dan program-programnye perlu juga dikemaskinikan termasuklah training-training dan jumlah pelajar perlu diperbanyakkan," harapnya seraya menambahkan bahwa menjaga mualaf yang kebanyakannya orang Asli ini memang tugas DMDI Pusat Melaka, Malaysia.

Masih kata Datuk Jamil, dahulu DMDI Provinsi Riau diurus oleh Rusli Zainal (Gubernur Riau). "Sekarang dilanjutkan oleh Datuk Ajiz Bin Manaf yang diharapkan agar lebih banyak lagi melakukan kegiatan-kegiatan. Kita juga akan perkokohkan lagi DMDI Dumai yang diketuai oleh Pak Timo," ungkapnya pula.

"Insya Allah, pada bulan Oktober atau November tahun ini nanti, Presiden DMDI Pusat yang sekarang ini sebagai Gubernur Negeri Melaka akan mengadakan kunjungan ke rumah mualaf juga ke Dumai dan seterusnya ke Pekanbaru," beber Datuk Jamil.

Ketua DMDI Provinsi Riau, Datuk Ir H Ajis Bin Manaf pula berharap dengan didirikannya Rumah Mualaf ini, mereka-mereka yang telah memeluk Islam dan terus mendapatkan bimbingan.
‚ÄĚKite latih, itulah gune rumah mualaf. Dengan demikian, mereka tidak akan kehabisan ilmu untuk mendalami, mempelajari dan menghayati ajaran Islam itu sendiri karena kami lihat beberapa tempat yang sudah kami kunjungi, kalau tidak ade pembinaan, kadang-kadang mereka akan kembali lagi kepade agama asalnye. Jadi, dengan pembinaan inilah yang kite harapkan mereka tetap betah sebagai mualaf dan umat Islam," kata Datuk Ajis.

"Kemudian yang kedua dengan kedatangan Datuk Jamil Mukmin untuk melihat kondisi rumah mualaf tadi apakah layak untuk digunakan atau tidak, Alhamdulillah tadi sudah dilihat oleh beliau, Insya Allah dalam waktu dekat akan ada renovasi atas bangunan ini. Atap yang bocor, dinding yang catnya sudah mulai pudar termasuk pagar Insya Allah itu akan kita lakukan perbaikan-perbaikannya. Harapan kita kepade lingkungan masyarakat yang ade, kepada pengurus terutama sekali kepada DMDI Kabupaten Bengkalis, kalau bisa sama-samalah kite membimbing dan membina mereka serta mengarahkan mereka untuk dapat belajar di rumah mualaf tersebut," harap Datuk Ajis di akhir wawancara.

Terlihat turut dalam rombongan tersebut, Sekretaris Agung Hezelin, Ketua Yayasan DMDI Datuk Zainal serta 6 orang pengurus DMDI Pusat Melaka lainnya. ***

Kategori : Umum, Bengkalis
wwwwww