Gerombolan LSM Abal-Abal Gerilya ke Desa-Desa Diduga Memeras Kades
![]() |
Sabtu, 23 Oktober 2021 16:10 WIB
SRAGEN, POTRETNEWS.com — Pemkab Sragen meminta kepada kepala desa, perangkat, masyarakat atau instansi di bawah untuk berani menolak kehadiran oknum-oknum yang mengatasnamakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tak jelas. Terlebih, jika oknum itu sudah mencoba memeras atau menakut-nakuti dengan meminta sesuatu maupun uang, sebaiknya segera dilaporkan ke aparat hukum.
Hal itu dilontarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto menyusul banyaknya keluhan dan aduan perihal maraknya oknum-oknum berkedok LSM abal-abal yang bergerilya ke desa-desa untuk tujuan mengusik proyek demi mendapat uang atau sesuatu. Sekda mengatakan laporan itu sudah sering diterimanya.Biasanya oknum-oknum itu menyasar ke desa pinggiran dan perbatasan. "Makanya kami imbau, nggak usah takut. Kalau memang tujuannya sudah nggak baik, mau nyari-nyari sesuatu, menakut-nakuti dengan ujung-ujungnya minta sesuatu atau uang, harus dilawan. Anda punya hak menolak. Dan kalau arahnya sudah memeras dan memaksa, laporkan polisi atau aparat terdekat," paparnya kepada Joglosemarnews.com, Sabtu (4/1/2020).Sekda menguraikan masyarakat dan Pemdes harus bisa membedakan mana LSM yang resmi dan abal-abal. Karenanya jika memang didatangi oknum yang mengatasnamakan LSM, harus berani menunjukkan dentitasnya dan ditanyakan keperluannya. Jika sekiranya sudah tidak relevan, maka masyarakat atau Pemdes punya hak menolak. Ia juga mengimbau semua pihak tidak perlu takut jika diancam atau ditakut-takuti sepanjang pelaksanaan proyek atau pengelolaan apapun, sudah sesuai aturan."Nggak perlu takut. Silakan kalau memang diancam atau ditakut-takuti silakan lapor ke polisi," tandasnya. Sekda juga menyayangkan maraknya oknum LSM abal-abal yang meresahkan itu. Jika dibiarkan, maka dikhawatirkan makin merajalela dan membuat desa maupun masyarakat jadi terganggu dalam mengerjakan proyek atau anggaran desa. "Makanya semua harus kompak dalam menghadapi," tandasnya.Akham Sophian






















