Pemkab Kampar Berencana Sahkan DPLH PT Langgam Harmuni, Bupati: Pihak yang Keberatan Silakan Ajukan Pernyataan ke Pemerintah
![]() |
Papan pengumuman persetujuan DPLH dari Dinas Lingkungan Hidup Kampar yang terpasang di depan Kantor Camat Siak Hulu. |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar berencana mengesahkan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) PT Langgam Harmuni (LH) di Desa Pangkalanbaru, Siak Hulu, Kampar, Riau.
Atas rencana itu, ratusan petani yang berhimpun di Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa M) dikabarkan menolak upaya pengesahan DPLH yang diajukan PT LH bernomor: LH/X.LL/17.08/2021 tertanggal 10 Agustus 2021 atas usaha atau kegiatan perkebunan kelapa sawit dengan luas lokasi 390,5 hektar.Diberitakan sebelumnya, kuasa hukum petani Kopsa M dari Tim Advokasi Keadilan Agraria – Setara Institute menyebutkan bahwa tanah yang diklaim oleh PT LH dengan luas lebih kurang 400 hektar merupakan objek yang sedang menjadi objek pelaporan dugaan tindak pidana. Salah satu upaya hukum yang sedang ditempuh oleh petani Kopsa M saat ini adalah dengan melaporkan hal itu ke Satgas Mafia Tanah, Bareskrim Polri dengan nomor surat LP/B/337/V/2021/Bareskrim, tertanggal 27 Mei 2021 atas dugaan penyerobotan lahan kebun.Kemudian pada akhir Agustus lalu, merespons laporan petani Kopsa M, Tim Satgas Mafia Tanah dari Bareskrim Polri telah memeriksa saksi sebanyak 37 orang, serta melakukan peninjauan lapangan ke kebun petani Kopsa M, yang saat ini diklaim sebagai milik PT LH..Bupati Kampar Catur Sugeng ketika dikonfirmasi potretnews.com, Selasa (14/9/2021), mempersilakan pihak-pihak atau masyarakat yang keberatan mengajukan pernyataannya ke dinas terkait.
























