Baliho dan Spanduk Calon Kepala Daerah di Riau Diturunkan karena tak Sesuai Aturan, Paling Banyak Pelalawan dan Rohil
![]() |
Suasana penertiban APK di Pelalawan/ISTIMEWA |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) se Riau berhasil menertibkan 11.890 baliho dan spanduk calon bupati/wali kota. Baliho dan spanduk yang disebut alat-alat peraga kampanye (APK) itu ditertibkan karena tidak sesuai dengan aturan.
”Kebanyakan baliho dan spanduk yang dipasang tidak sesuai dengan aturan yang ada,” kata Ketua Bawaslu Provinsi Riau Rusidi Rusdan melalui keterangan tertulis yang diterima potretnews.com, Senin (5/10/2020).Rusidi mengatakan, kegiatan penertiban APK paslon bupati dan wakil bupati serta paslon wali kota dan wakil wali kota di 9 kabupaten/kota di Provinsi Riau serentak dilaksanakan mulai 30 September hingga 4 Oktober 2020.Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota beserta jajaran Panwaslu Kecamatan dan jajaran PKD serta melibatkan Satpol PP didampingi pihak kepolisian di masing-masing daerah.Sebelum penertiban, Bawaslu Kabupaten/Kota sebenarnya telah mengirimkan surat terlebih dahulu kepada masing-masing pasangan calon (paslon) agar menurunkan atau membuka sendiri APK yang tidak sesuai dengan aturan tersebut, namun tidak dilaksanakan oleh Paslon.
























