PotretNews.com Selasa 20 Oktober 2020

Gara-Gara Penunjukan Pjs Bupati, Masyarakat Rohul Kecewa dan Merasa tak Dipandang oleh Gubernur Riau

Gara-Gara Penunjukan Pjs Bupati, Masyarakat Rohul Kecewa dan Merasa tak Dipandang oleh Gubernur Riau

Gubernur Riau Syamsuar/ANTARA.

Sabtu, 26 September 2020 14:46 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Penunjukan penjabat sementara (pjs) bupati untuk memimpin pemerintahan selama kepala daerah definitif menjalani masa cuti ternyata bisa menyulut ”kemarahan” orang.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu misalnya. Penunjukan pjs bupati daerah itu membuat kecewa sekalompok masyarakat dan sejumlah tokoh masyarakat di wilayah berjuluk Negeri Seribu Suluk itu.

Pasalnya, masyarakat dan tokoh Rohul merasa tak dihargai oleh Pemerintah Provinsi Riau. ”Penunjukan Penjabat Sementera (Pjs) Bupati Rokan Hulu oleh Gubernur Riau, lagi-lagi membuat kami orang Rokan Hulu merasa seperti tidak dipandang," ujar Sekretaris Umum Himpunan Keluarga Rokan Hulu-Pekanbaru, Jupendri kepada media, Sabtu (26/9/2020).

Dijelaskannya, ada tiga hal yang menjadi catatan bagi masyarakat Rokan Hulu yang membuat mereka kecewa. Hal pertama menjadi catatan, adalah tentang minimnya perhatian Pemprov Riau pada jalan-jalan provinsi di Rokan Hulu.

”Terkesan dibiarkan dan kondisi jalan rusak parah, sulit untuk ditempuh dan terkadang menyebabkan kecelakaan. Kerusakan jalan ini sudah dua tahun tidak mendapat perhatian dari pemerintah Provinsi Riau," kata doktor lulusan dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), ini.

Hal kedua, lanjut Jupendri, pengangkatan dan penempatan penjabat eselon II beberapa waktu yang lalu. ”Praktis tidak ada putra asal Rokan Hulu pada pengangkatan eselon II baru ini. Padahal sudah ada beberapa yang dinyatakan lulus seleksi kompetensi," imbuhnya, melansir pikiran-rakyat.com.

Ketiga, penunjukkan Pjs Bupati Rokan Hulu bukan dari putra daerah Rokan Hulu. Padahal, masih ada putra asal Rokan Hulu di lingkungan Pemprov Riau yang memenuhi persyaratan dan layak untuk ditunjuk.

”Jika melihat dari kebijakan kepemimpinan sebelumnya, penunjukan seorang Pjs kepala daerah untuk sementara waktu selalu memperhatikan dan menunjuk putra daerah asalnya," ucap Jupendri lagi.

Sekali lagi, Jupendri menyebutkan masyarakat Rokan Hulu merasa tidak dipandang dengan alasan tadi. ”Kami masyarakat Rokan Hulu merasa sudah tidak dipandang. Padahal mayoritas masyarakat Rokan Hulu telah berjasa memenangkan kepemimpinan ini pada waktu Pilgubri yang lalu,” pungkas Jupendri. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww