PotretNews.com Senin 06 Juli 2020
Home >  Berita >  Siak

20 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Dua Desa di Sungaiapit Siak dalam Empat Hari

20 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Dua Desa di Sungaiapit Siak dalam Empat Hari

Kapolres Siak meninjau lokasi kebakaran di Kampung Tanjungkuras.

Sabtu, 08 Februari 2020 19:41 WIB
Sahril Ramadana

SIAK, POTRETNEWS.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus terjadi di wilayah Kecamatan Sungaiapit, Kabupaten Siak, Riau. Bahkan, dalam 4 hari terakhir, kurang lebih 20 hektar lahan gambut terbakar di daerah itu.

”Lokasi terbakar ada dua tempat. Di Kampung Mengkapan seluas 5 hektar dan 15 hektar di Kampung Tanjungkuras," kata Camat Sungaiapit Wahyudi menjawab potretnews.com, Sabtu (8/2/2020).

Menurut dia, hingga Rabu pagi petugas gabungan dari berbagai instansi dan organisasi berjibaku berupaya memadamkan kebakaran di dua lokasi tadi.

”Perkiraan kita, kebakaran di Mengkapan mulai terjadi Selasa (4/2) lalu. Dan mulai dipadamkan pada Rabu pagi sampai Kamis. Sementara di Tanjungkuras, karhutla terjadi Jumat kemarin dan hingga hari ini masih dilakukan pendinginan," sebutnya.

Sementara itu, Kapolsek Sungaiapit Iptu Yudha Efiar menjelaskan, untuk memadamkan amukan api, pihaknya tidak hanya menurunkan puluhan petugas, satu unit helikopter water bombing pun ikut dikerahkan untuk memadamkan kebakaran. "Sebab, selain karena sumber air terbatas, saat itu cuaca juga panas dibarengi angin kencang," ujarnya.

Yudha Efiar mengatakan, saat ini petugas masih melakukan pendinginan dibantu seunit alat berat ekskavator dan alat pemadam lainnya di Tanjungkuras.

Dia mengaku, kedua lokasi memang sulit dipadamkan. Selain karena lahan gambut dan minimnya sumber air, jarak tempuh ke lokasi juga sulit.

”Dugaan kita sementara, semua lahan yang terbakar milik masyarakat. Sebab di dalamnya ada tanaman sawit. Saat ini sudah dua tersangka yang kita amankan. Mereka tersangka lahan yang terbakar di Kampung Mengkapan. Sementara di Tanjungkuras, masih kita selidiki,” ujarnya. ***

       
        Loading...    
           
Kategori : Siak, Lingkungan
Loading...
www www