PotretNews.com Rabu 21 Agustus 2019

1.686,41 Hektar Hutan dan Lahan di Riau Hangus Terbakar, Paling Luas di Bengkalis

1.686,41 Hektar Hutan dan Lahan di Riau Hangus Terbakar, Paling Luas di Bengkalis

Kebakaran hutan dan lahan perkebunan sawit rakyat terjadi di sejumlah tempat di Desa Bukitkerikil Bengkalis dan Desa Gurunpanjang di Dumai, Dumai Riau, Senin (25/2/2019).

Sabtu, 09 Maret 2019 11:50 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau sejak awal tahun, sudah mencapai 1.686,41 hektar. Lahan terbakar paling luas masih di Kabupaten Bengkalis.Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau Ahmadsyah Harrofie mengatakan saat ini tim satgas karlahut masih berupaya memadamkan api.

"Tim satgas udara saat ini terus berupaya melakukan pemadaman yang terjadi, paling luas masih di Bengkalis," katanya Sabtu (9/3/2019).

Dia menyatakan kabupaten yang masih mengalami kebakaran lahan dan hutan yaitu Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kampar.

Untuk Bengkalis yang mengalami karlahut paling luas, terjadi di Kecamatan Bantan, Rupat, Talangmandau, dan Siakkecil. Sedangkan di kecamatan lain, sudah berhasil dipadamkan petugas, lalu kini masuk dalam tahap pendinginan.

Sementara itu di Kota Dumai, karlahut terjadi di Kecamatan Dumai Selatan, Bukittimah, Medangkampai, Tanjungpalas, dan Dumai Timur. Pihaknya menyatakan tidak menutup kemungkinan api akan kembali muncul, bila cuaca panas dan angin bertiup kencang.

Adapun rincian rekapitulasi luas karlahut Riau menurut kabupaten kota yaitu Indragiri Hilir 41 hektar, Rokan Hilir 252 hektar, Dumai 122 hektar, Bengkalis 952,5 hektar, Kepulauan Meranti 187,4 hektar, Siak 68,25 hektar, Pekanbaru 21,76 hektar, Kampar 19,5 hektar, Pelalawan 20,5 hektar, dan Indragiri Hulu 1,5 hektar. ***

Artikel ini telah tayang di bisnis.com dengan judul "Kebakaran Hutan di Riau Capai 1.686,41 Hektare, Paling Luas di Bengkalis"

Ads
Editor:
Akham Sophian

Kategori : Bengkalis, Lingkungan
wwwwww