PotretNews.com Selasa 14 Juli 2020
Home >  Berita >  Umum

Duh Kasihan... Di Negeri Sendiri Gaji Sopir Indonesia Cuma Rp5 Juta, Sopir TKA Rp15 Juta

Duh Kasihan... Di Negeri Sendiri Gaji Sopir Indonesia Cuma Rp5 Juta, Sopir TKA Rp15 Juta

Ilustrasi/Sebanyak 45 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok diamankan Tim dari Kantor Imigrasi Kota Pekanbaru dan Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru, Selasa (17/1/2017) malam. (foto: tribunnews.com)

Sabtu, 28 April 2018 09:20 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Ombudsman Republik Indonesia menemukan, tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Indonesia mendapatkan bayaran jauh lebih tinggi dari pekerja lokal yang bekerja di posisi yang sama.
Bahkan, perbedaan gaji pekerja lokal dan tenaga kerja asing bisa mencapai tiga kali lipat.

"Orang Indonesia hanya menerima sepertiga, paling besar hanya sepertiga dari gaji TKA," kata Komisioner Ombudsman Laode Ida dalam jumpa pers di Kantor Ombudsman, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Laode mengatakan, temuan ini berdasarkan investigasi yang dilakukan Ombudsman pada Juni-Desember 2017.

Investigasi dilakukan di tujuh provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Sumatera Utara, dan Kepulauan Riau.

"Sopir Indonesia, misalnya, hanya mendapat Rp 5 juta, sopir TKA bisa Rp 15 juta. Itu informasi dari lapangan," ujar Laode, dilansir potretnews.com dari tribunnews.com.

Lebih parahnya lagi, kata Laode, gaji para TKA itu langsung ditransfer ke rekening bank negara asal mereka. Gaji ditransfer oleh kontraktor ketenagakerjaan di negara asal yang mendatangkan mereka ke Indonesia.

Dengan mekanisme seperti itu, Indonesia tidak mendapatkan pajak penghasilan. "Kerugian negara pasti karena pajak penghasilan dari mereka tidak masuk kas negara," kata Laode.

Laode sudah menyampaikan hasil temuan Ombudsman ini kepada lembaga terkait, yakni Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Tenaga Kerja, Kepolisan, hingga Badan Kerja Sama dan Penanaman Modal.

Menurut Laode, lembaga-lembaga terkait tersebut akan segera menindaklanjuti temuan Ombudsman. Perwakilan setiap lembaga juga hadir dalam jumpa pers bersama Laode. ***

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Umum
Loading...
www www