PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Seorang anggota Polri yang bertugas di Pekanbaru berinisial BSI (23) nyaris menjadi korban pengeroyokan. Hal pemicunya pun sepele. Kejadian bermula ketika BSI dengan mengendarai sepeda motor melintas di kawasan Jalan Kaharuddin Nasution, Senin (1/1/2018) siang.
Sesampainya di lampu merah Simpang Jalan Pasir Putih (dekat swalayan), tiba-tiba datang dari arah belakang seorang lelaki yang juga mengendarai sepeda motor.Dirinya langsung berbelok ke kiri dan memutar tanpa memberi aba-aba lampu sein. Aksi ugal-ugalan pengendara yang diketahui berinisial A (17) itu membuat BSI kaget dan hampir saja terjatuh.BSI lantas menghentikan sepeda motornya, termasuk A. BSI kemudian menegur A agar membawa kendaraan lebih hati-hati. Namun A dengan garangnya malah menantang BSI sambil melontarkan kata-kata kotor. A selanjutnya menghampiri BSI dan memukuli dada bagian kiri BSI dengan tangannya.
Selanjutnya A mengambil batu yang ada di lokasi lalu menempelkan dibadannya sambil berkata "Yok kita berantam, saya preman di wilayah sini jangan macam-macam kau di sini".Tidak lama kemudian datanglah teman-teman dari A mengancam dan mau mengeroyok korban."Beruntung ketika itu korban tidak jadi dikeroyok karena warga setempat langsung berkerumun di lokasi. A dan rekannya pergi meninggalkan lokasi. Hanya saja menurut pengakuan korban, bajunya sempat ditarik salah seorang teman dari A," kata Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan, Selasa (2/1/2018) pagi, seperti dilansir
potretnews.com dari
tribunnews.com.Kasubbag Humas menambahkan, satu orang rekan A yang menarik baju korban itu diamankan oleh warga. "Korban secara resmi sudah membuat laporan ke Mapolresta. Saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan," tandasnya. ***
Editor:Sahril Ramadana