Meski Diguyur Hujan, Perayaan Malam Natal di Pekanbaru Berlangsung Aman dan Khidmat dengan Pengawalan 807 Tim Khusus Bersenjata lengkap

Meski Diguyur Hujan, Perayaan Malam Natal di Pekanbaru Berlangsung Aman dan Khidmat dengan Pengawalan 807 Tim Khusus Bersenjata lengkap

Gubri, Kapolda dan Forkopimda saat peninjauan gereja (Foto Atas), Tim Khusus 807 Polresta Pekanbaru (Foto bawah).

Senin, 25 Desember 2017 06:06 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Malam Natal, Minggu (24/12/2017) di Kota Pekanbaru Provinsi Riau berlangsung aman dan khidmat. Gubernur Riau, Kapolda, Danrem, Danlanud serta jajaran Forkopimda melakukan peninjauan ke sejumlah gereja, saat jemaat sedang melaksanakan ibadah. Meski Kota Pekanbaru semalaman diguyur hujan, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman beserta jajaran Forkopimda tetap melanjutkan agendanya meninjau langsung ke gereja-gereja.

Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan prosesi Natal di Pekanbaru berlangsung kondusif tanpa gangguan apa pun. Adapun gereja yang jadi lokasi pengecekan oleh Gubernur Riau dan rombongan diantaranya HKBP Hangtuah, Gereja Sumber Sari dan Gereja Pantekosta Jalan Setia Budi. 

"Ada pengamanan terbuka, dengan menempatkan personel berseragam serta pengamanan tertutup dengan petugas berpakaian sipil. Pengamanan tergantung gerejanya, besarnya gereja, jemaatnya berapa banyak, lokasinya dimana, disitu ditentukan," ujar Kapolda Riau Irjen Nandang.

Dikatakan Irjen Nandang, sejauh ini proses ibadah berlangsung aman. Pihaknya juga sudah menyiagakan aparat untuk sterilisasi. "Jika sudah steril, kemudian diserahkan ke petugas gereja untuk diawasi, karena besok (Senin) dipakai lagi," ujarnya.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto yang turut melakukan pengecekan menjelaskan, ada 3/4 kekuatan personel dilibatkan untuk acara kebaktian malam Natal, hingga tanggal 25 Desember 2017. Mereka disebar keseluruh gereja yang ada di Kota Pekanbaru, untuk menciptakan rasa aman.

Bahkan, personel khusus Tim Opsnal 807 juga dilibatkan. Adapun anggota tersebut terdiri dari aparat dari Satuan Reserse Kriminal, yang tugasnya untuk reaksi cepat, bila mana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka dilengkapi rompi anti peluru, helm pengaman dan senjata api.

"Mereka adalah Tim Tindak, mengantisipasi setiap ada potensi kerawanan, dengan mengambil langkah cepat dalam hal penindakan dengan kasus intensitas tinggi. Tim ini khusus, kita sudah latih soal senjata, kemampuan berkendara roda dua dan sebagainya," jelas Kombes Susanto lagi.

Dilansir potretnews.com dari GoRiau.com, mereka ini berkeliling dari gereja ke gereja untuk memastikan tidak ada gangguan kejahatan. Sudah pasti, Tim 807 ini sangat terampil. Tugas mereka akan berlangsung hingga 25 Desember 2017, tepatnya hari Natal. ***

Editor:
Sahril Ramadana

wwwwww
www.amsi.or.id