PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kecelakaan maut kembali terjadi, kali ini di Jalan Purwodadi, Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Sabtu (23/12/2017) dini hari. Kendaraan roda dua bertabrakan, Firman (33) langsung tewas di tempat. Sedangkan korban lainnya Riansyah Hasyim Daeng, segera dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bross Panam.
Dilansir
potretnews.com dari
riaupos.co, kejadian terjadi sekira Pukul 03:00 WIB. Saat itu, sepeda motor Yamaha Jupiter BM 6086 QY yang dikendarai Firman bergerak dari arah Utara menuju Selatan Jalan Purwodadi.Firman berusaha menghindari lubang yang ada di badan jalan, yang terdapat di dekat Alfamart. Spontan, ia pun mengarahkan motornya ke kanan. Namun, dari arah berlawanan tiba-tiba datang sebuah sepeda motor Honda Beat BM 3313 LT yang dikendarai Riansyah Hasyim Daeng. Kecelakaan pun tak terelakkan. Kedua kendaraan tersebut akhirnya laga kambing.Firman jatuh dan mengalami luka di bagian dalam. Ia meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan Riansyah Hasyim Daeng mengalami rahang patah, luka lecet di bagian tangan kanan dan dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bross Panam.
Menurut Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Rinaldo Acer melalui Kanit Laka Lantas Iptu Hendri, penyebab kejadian karena kelengahan pengendara. "Faktor kecelakaan diduga pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter BM 6086 QY atas nama Firman pada saat mengendarai kendaraan tidak hati-hati dan kurang konsentrasi, dengan bergerak terlalu ke kanan. Sehingga, mengakibatkan kecelakaan lalu lintas," jelas Iptu Hendri.Sementara itu, Teguh (37), sesama rekan kerja Firman di divisi percetakaan salah satu surat kabar di Pekanbaru mengatakan, malam hari itu ia menangkap hal yang tidak wajar pada rekannya itu."Malamnya (22/12/2017) saat kerja, Firman membolak balik kalender tahun 2018 dan mengatakan ’Kok tanggal Hari Raya Idul Fitri gak ada, ya?’ Itu katanya dengan suara keras," cerita Teguh.Kemudian kata Teguh, mereka yang ada malam itu sekira 4 orang saat mendengar ucapan Firman sontak tertawa. "Kami ketawa donk. Masa gak ada tanggal Hari Raya Idul Fitrinya, walaupun kami gak lihat kalender itu," ucap Teguh lagi.Teguh sudah 10 tahun menjadi rekan kerja Firman. Dan pada malam kejadian, ia pulang bersama dari kantor mereka yang terletak di Jalan Harapan Raya. "Kami pulang sama dari kantor. Karena saya tinggal di area Sukajadi dan Firman tinggal di sekitar Kecamatan Tampan, kami pun berpisah di jalan," ungkapnya.
Korban sendiri dibawa ke rumah duka di Perumahan Graham Palutan Indah RT 009/RW 0017 Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan. Korban meninggalkan satu orang istri dan satu anak laki-laki yang masih berumur 7 tahun. ***
Editor:Sahril Ramadana