Narapidana dan Tahanan Terus Bertambah, Lapas Perempuan Pekanbaru Kelebihan Penghuni

Narapidana dan Tahanan Terus Bertambah, Lapas Perempuan Pekanbaru Kelebihan Penghuni

Ilustrasi. (sumber: internet)

Jum'at, 22 Desember 2017 17:03 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kota Pekanbaru Provinsi Riau, kelebihan kapasitas. Dimana, kelebihan ini mencapai hingga 154 persen dari kapasitas tempat yang ada, karena jumlah narapidana dan tahanan terus bertambah. "Sekarang ada 293 warga binaan di sini, terdiri dari tahanan dan narapidana. Padahal, kapasitas kita hanya 115 orang, jadi kita sudah kelebihan orang," ujar Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Pekanbaru, Tri Anna Aryati, di Pekanbaru, Jumat (22/12/2017).

Tri Anna Aryati mengakui, karena kelebihan penghuni tersebut membuat kondisi di kamar tahanan sangat penuh. Satu kamar yang idealnya diisi oleh 9-11 orang, namun, kenyataannya harus ditempati 40 orang. "Kita jadi tambahkan kasur di kolong tempat tidur karena tidak ada tempat lagi. Sampai tempat salat juga ala kadarnya," ucap Tri Anna.

Penghuni Lapas Pekanbaru didominasi oleh narapidana kasus narkoba yang berjumlah 207 orang. Kemudian, ada narapidana dan tahanan kasus korupsi sebanyak 16 orang, perdagangan manusia satu orang, perjudian 3 orang, penipuan ada 8 orang, dan lainnya 58 orang. "Bahkan, ada balita juga di sini 2 orang, karena ada narapidana yang masuk ke sini sudah dalam kondisi hamil," sebutnya lagi.

Ia juga mengatakan, balita akan bersama ibunya di Lapas hingga usia 2 tahun. Kemudian, diserahkan kepada keluarganya di luar.

Kondisi penuh sesak juga, dikatakan Tri Anna, tidak bisa dihindari karena selain jumlah penghuni yang bertambah. Ini disebabkan, Lapas Perempuan Pekanbaru masih dalam satu kompleks dengan lapas anak. Sebelumnya, kedua lapas digabung di satu penanggung jawab. "Baru satu tahun ini Lapas perempuan dan anak dipisahkan, dan saya adalah Lapas Perempuan Pekanbaru yang pertama," ujarnya, seperti dilansir potretnews.com dari republika.co.id.

Menurutnya lagi, kondisi Lapas Perempuan Pekanbaru akan lebih baik pada 2018. Karena, rencananya lapas anak akan dipindahkan ke gedung yang baru dibangun. "Semoga tahun depan sudah bisa direlokasi lapasa anak sehingga kondisi lapas perempuan tidak penuh sesak," harapnya. ***

Editor:
Sahril Ramadana

Kategori : Hukrim, Umum, Pekanbaru, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id