PotretNews.com Sabtu 17 November 2018

Pria Paruh Baya Lompat dari Lantai 3 Rukonya Bikin Geger Warga yang Baru Selesai Salat Tarawih di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru

Pria Paruh Baya Lompat dari Lantai 3 Rukonya Bikin Geger Warga yang Baru Selesai Salat Tarawih di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru

Kapolsek Tampan Kompol Rezi Dharmawan (pakai topi) didampingi Kanit Reskrim Polsek Tampan, Iptu Eru Alsepa (kaos abu-abu) saat meminta keterangan keluarga korban usai insiden bunuh diri di Jalan HR Soebrantas Gang Sabar, Kecamatan Tampan Pekanbaru.

Sabtu, 03 Juni 2017 07:17 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Warga Jalan HR Soebrantas, Gang Sabar, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Jumat (2/6/2017) malam dihebohkan dengan insiden bunuh diri yang dilakukan oleh salah seorang warga bernama Safendri (49).Peristiwa naas itu, diketahui pertama kali sekira pukul 21.40 WIB tepat seusai warga melaksanakan Salat Tarawih. Salah seorang warga, Safrinal (42) mendengar suara benda jatuh yang cukup keras.

Mendengar suara itu, saksi langsung menuju sebuah rumah toko (ruko) yang menjadi tempat tinggal korban. Sontak warga kaget melihat korban sudah terkapar dan diduga melompat dari atap atau lantai tiga ruko.

Mengetahui hal itu, saksi segera menghubungi keluarga korban, Sahniah (41) dan langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Tampan yang segera datang bersama tim identifikasi Polresta Pekanbaru.

Ads
Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Arifin Achmad untuk visum guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut. Kapolsek Tampan Kompol Rezi Dharmawan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian bunuh diri yang terjadi di wilayah hukumnya tersebut.

"Jasad korban sudah dievakuasi ke RSUD Arifin Achmad, keluarga korban juga masih berada di rumah sakit. Sementara ini, penyebab pasti motif korban bunuh diri masih diselidiki," ujarnya dilansir potretnews.com dari GoRiau.com.

Kapolsek melanjutkan, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit gangguan jiwa dan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan.

"Sementara ini, diduga korban nekat melompat dari lantai tiga ruko karena mengalami stres. Tapi, kita masih melakukan pendalaman," pungkas kapolsek. ***

Editor:
Farid Mansyur

wwwwww