PotretNews.com Selasa 20 November 2018

Pengurusan KONI Pekanbaru Terbelah antara Kubu Anis Murzil dan Tambi

Pengurusan KONI Pekanbaru Terbelah antara Kubu Anis Murzil dan Tambi

Ilustrasi.

Rabu, 31 Mei 2017 13:18 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kepengurusan KONI Pekanbaru resmi dualisme. Kepastian ini setelah beberapa pengurus cabang olahraga (cabor), Selasa kemarin menggelar musyawarah olahraga kota luar biasa (Musorkotlub) di salah satu hotel di Pekanbaru.Agenda utama musorkotlub yang digelar beberapa cabor tersebut juga memilih ketua umum definitif KONI Pekanbaru. Bukan ketua carateker.

Dalam musorkotlub itu, demikian diberitakan laman tribunnews.com yang dilansir potretnews.com, Anis Murzil terpilih menjadi Ketua Umum KONI Pekanbaru versi musorkotlub. Anis terpilih secara aklamasi.

Di lain pihak, KONI Pekanbaru sendiri diketuai oleh A Tambi. Tambi terpilih menjadi ketua umum KONI Pekanbaru awal tahun lalu dalam ajang musorkot.

Ads
Perpecahan di tubuh KONI Pekanbaru memang sudah mulai terlihat sejak awal Tambi terpilih jadi ketua. Puncaknya, April lalu, sejumlah cabor menggelar konperensi pers yang menyebutkan pihaknya sudah memasukkan surat mosi tidak percaya ke KONI Pekanbaru.

Surat tersebut juga berisi desakan agar segera digelar musorkotlub. Kala itu, dalam surat tersebut, disertai tandatangan 26 cabor yang setuju.

Dalam musorkotlub yang digelar kemarin, diklaim diikuti 24 cabor pemilik hak suara KONI Pekanbaru. Bila ini benar, maka musorkotlub sudah memenuhi syarat yakni 2/3 dari jumlah pemegang suara yang sebanyak 28 cabor.

Dalam acara tersebut, perwakilan KONI Riau juga hadir. Di antaranya, jajaran Wakil Ketua KONI Riau, bidang organiasi, bidang hukum dam lainnya.

"Sudah jadi dualisme sekarang. Sudah sah ini (dualismen)," kata Wakil Ketua KONI Riau Zulkifli Saleh yang hadir dalam acara tersebut. Di kubu sebelah, kepengurusan pimpinan A Tambi, juga akan menggelar rapat anggota pada 1 Juni ini.

Dikatakan Zulkifli, pihaknya akan melakukan verifikasi cabor yang hadir dalam musorkotlub ini. Selanjutnya, KONI Riau juga akan melakukan verifikasi terhadap cabor yang hadir dalam rapat anggota yang digelar KONI Pekanbaru versi A Tambi.

Verifikasi tentunya akan membutuhkan waktu. Yang pasti, kondisi dualisme ini tidak akan sebentar.

Zulkifli mengatakan dari hasil verifikasi ini pihaknya akan mengetahui kepengurusan mana yang akan diakui. Pengakuan untuk kepengurusan KONI tingkat kabupaten/kota memang menjadi ranahnya KONI Riau.

"Namun perlu kita tegaskan, KONI Riau dalam hal ini netral. Kita tidak memihak satu pihaknya saja. Itu pesan ketua umum KONI Riau (Emrizal Pakis)," ujar Zulkifli. ***

Editor:
Hanafi Adrian

wwwwww