PotretNews.com Senin 17 Desember 2018
Home > Berita > Riau

Total 315 Tahanan Rutan Sialangbungkuk Pekanbaru Berhasil Ditangkap dalam Pengejaran Sepekan, Tim Jarkap Buru 133 Napi yang Masih Buron

Total 315 Tahanan Rutan Sialangbungkuk Pekanbaru Berhasil Ditangkap dalam Pengejaran Sepekan, Tim Jarkap Buru 133 Napi yang Masih Buron

Ilustrasi.

Kamis, 11 Mei 2017 12:48 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Tim Jarkap (Pengejaran dan Penangkapan) yang dibentuk khusus oleh Polda Riau sampai Kamis (11/5/2017), masih melakukan perburuan terhadap 133 orang tahanan dan narapidana yang kabur dari Rutan Sialangbungkuk Pekanbaru.Informasi yang dirangkum, hingga di hari ketujuh ini, aparat sudah berhasil mengamankan 315 orang tahanan dan narapidana yang kabur dari rutan. Artinya masih ada 133 orang lagi yang masih berkeliaran bebas.

Berdasarkan laman GoRiau.com yang dilansir potretnews.com, kepolisian sudah mengantongi data identitas sebagian tahanan yang melarikan diri tersebut, sehingga diyakini bakal lebih mudah untuk menelusurinya. Selain itu, Polresta Pekanbaru juga sudah mendirikan posko laporan bagi masyarakat terkait hal itu.

Hingga saat ini, aktivitas Rutan Sialangbungkuk sudah beroperasi seperti semula. Keluarga tahanan sudah bisa menjenguk warga binaan yang ditahan di sana. Tiap hari, hampir seratusan dari mereka antre sejak pagi sampai siang, dengan dijaga aparat berwajib.

Ads
Untuk proses penyelidikan terkait adanya pungli (pungutan liar, red), Direktorat Reserse Kriminal Khusus masih meminta keterangan sejumlah pihak, mulai dari para tahanan hingga oknum petugas. Kapolda Riau Irjen Zulkarnain menegaskan, dalam pekan ini akan mengumumkan tersangkanya.

Bahkan Tim Saber Pungli dari pusat yang beranggotakan lima orang dari kepolisian dan TNI juga ikut ambil bagian. Sudah beberapa hari ini tim yang dipimpin Jjnderal bintang dua Polri tersebut berada di Pekanbaru mengawal proses penyelidikan yang dilakukan Polda Riau.

Kemarin juga Dirjen HAM dari Kemenkumham serta Ketua Komnasham datang jauh-jauh ke Rutan Sialangbungkuk untuk melakukan investigasi mendalam terkait penyebab larinya 448 orang tahanan dan narapidana dari rutan yang dihuni 1.870 warga binaan ini. ***

Editor:
Muh Amin

wwwwww