PotretNews.com Minggu 18 November 2018

Waspada! Modus Baru Aksi Perampokan di Riau, Mobil Dipepet lalu Pelaku Siramkan Cat ke Kaca Mobil, Selanjutnya...

Waspada! Modus Baru Aksi Perampokan di Riau, Mobil Dipepet lalu Pelaku Siramkan Cat ke Kaca Mobil, Selanjutnya...

Ilustrasi.

Rabu, 01 Maret 2017 19:42 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kejahatan jalanan (street crime) terus berkembang seiring waktu. Bahkan kali ini modusnya terbilang baru pertama kali terjadi di Provinsi Riau. Para perampok memepet mobil korban lalu menyiramkan cat. Waspada!Data yang dirangkum dari kepolisian, seperti ditulis dalam laman GoRiau.com yang dilansir potretnews.com, kejadian ini dialami korban bernama Soegianto, seorang sales elektronik dan supirnya bernama Jimmy Pratama. Keduanya pada Selasa (28/2/2017) malam, berangkat dari Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) usai mengutip uang tagihan.

Tujuan perjalanan mereka adalah Kota Dumai. Namun saat tiba Jalan Lintas Riau-Sumut, tiba-tiba mobil korban Dipepet dua mobil tak dikenal, yang satu posisinya di belakang dan satu lagi sebelah kanan. Awalnya korban tidak menaruh curiga.

Namun sejurus kemudian, salah seorang yang berada di mobil sebelah kanan langsung menyiramkan cat ke kaca kendaraan Soegianto dan Jimmy. Akibatnya pandangan supir tertutup. Lantaran takut, Jimmy memilih tetap melaju.

Ads
Dalam keadaan panik, satu orang pelaku berteriak menyuruh Jimmy menghentikan laju mobilnya, atas alasan membawa narkoba. Tidak cuma itu saja, dalam keadaan mobil berjalan, pelaku sempat memukul mobil korban lalu menyuruh berhenti.

Lantaran takut dilukai, korban pun akhirnya berhenti. Salah seorangnya lalu mengacungkan senjata sambil menuding kalau korban membawa narkoba. Mereka juga menanyakan keberadaan uang hasil transaksi.

"Di bawah ancaman, kedua korban dibawa pergi dengan mobil. Mereka diikat dan mulut dilakban. Setelah itu dibuang di Jalur II Kampung Rantaubais (Rokan Hilir). Mobilnya juga ditinggalkan di sana, namun kuncinya dibuang," ucap Kapolres Rohil AKBP Hendri Posma Lubis.

Cukup lama keduanya berusaha melepaskan ikatan tersebut, lalu minta pertolongan warga setempat. Mereka tidak bisa menghubungi siapapun karena handphone milik Soegianto dan Jimmy ini turut dibawa kabur.

Akibat peristiwa tersebut, uang hasil tagihan sebesar Rp50 juta raib. Uang itulah yang diincar kawanan perampok tersebut. Setelah polisi tiba, kedua korban dibawa ke Mapolsek Tanah Putih untuk dimintai keterangannya.

"Kita masih melakukan pengejaran, mudah-mudahan, doakan saja segera tertangkap," ujar mantan Kasubdit Jatanras Polda Riau itu, Rabu (1/3/2017) siang. ***

Editor:
Hanafi Adrian

Kategori : Hukrim, Umum, Riau, Rohil
wwwwww