PotretNews.com Senin 24 September 2018

Tenggelam saat Memancing di Sungai Kampar, Warga Senapelan Akhirnya Ditemukan Tewas Menggenggam Handphone

Tenggelam saat Memancing di Sungai Kampar, Warga Senapelan Akhirnya Ditemukan Tewas Menggenggam <i>Handphone</i>

Tim Basarnas mengevakuasi korban tewas di Sungai Kampar, Desa Pangkalanbaru Kecamatan Siak Hulu, Minggu (26/2/2017).

Minggu, 26 Februari 2017 21:55 WIB
BANGKINANG, POTRETNEWS.com - Korban tenggelam dan tewas di Sungai Kampar terus bertambah. Herizon, 49 tahun, adalah korban berikutnya. Pria yang diketahui warga Senapelan ini tenggelam dan menghilang di wilayah Desa Pangkalanbaru Kecamatan Siak Hulu, Kampar, Riau, Sabtu (25/2/2017) sore lalu.Bobi, seorang warga setempat, mengatakan, korban ditemukan Minggu (26/2/2017) sekira pukul 17.00 WIB. Sekira 24 jam dari saat korban tenggelam. "Jenazah ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi tenggelam," ujarnya, dilansir potretnews.com dari laman tribunpekanbaru.com.

Bobi mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan tangan menggenggam telepon seluler. Menurut dia, korban tenggelam saat berenang ke tepi sungai sambil menyelematkan telepon selulernya setelah perahu mesin yang ia tumpangi karam.

"Tinggal dua meter lagi berenang sampai di tepi. Dia (korban) kan mau nyelamatkan HP. Tapi mungkin karna nggak sanggup lagi, korban hanyut," kata Bobi yang mendengar cerita dari seorang rekan korban, M Yusuf, 31 tahun.

Ads
Bobi menjelaskan, peristiwa naas itu terjadi saat korban bersama dua rekannya Yusuf dan Amubtan, 52 tahun, sedang memancing di sungai menumpangi perahu motor (speed boat). Tiba-tiba perahu mereka tenggelam saat akan pulang. Ketiganya berusaha menyelamatkan diri.

Menurut Bobi, korban dan rekannya Amubtan bisa berenang. Sedangkan Yusuf tidak tahu berenang. Sehingga saat perahu tenggelam, Yusuf hanya bisa pasrah bersandar di badan perahu.

"Sebenarnya yang Yusuf itu yang nggak bisa berenang. Untung warga cepat datang menyelamatkan," kata Bobi. Naasnya, korban sudah terlanjur terseret arus, lalu menghilang.

Pencarian sempat dilakukan warga dengan peralatan seadanya. Hingga akhirnya Tim Basarnas Pekanbaru tiba di lokasi dan ikut membantu upaya pencarian.

Herizon adalah korban kedua yang meninggal dunia di Sungai Kampar dan masih di wilayah Kecamatan Siak Hulu. Belum sepekan lalu, Rabu (22/2/2017), anak laki-laki bernama Leman, 12 tahun, warga Pekanbaru juga bernasib sama. Ia tenggelam saat mandi seorang diri di sungai. ***

Editor:
Farid Mansyur

Kategori : Kampar, Umum, Peristiwa
Tour de Siak 2018
wwwwww