PotretNews.com Rabu 22 Agustus 2018
Home > Berita > Riau

Peringatan BMKG: Ada Peningkatan Potensi Hujan Beberapa Hari ke Depan di Sebagian Wilayah Riau

Peringatan BMKG: Ada Peningkatan Potensi Hujan Beberapa Hari ke Depan di Sebagian Wilayah Riau

Ilustrasi/Cuaca mendung. (foto: antara)

Selasa, 21 Februari 2017 12:49 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Yunus S. Swarinoto mengatakan potensi curah hujan tinggi pada Februari 2017 meningkatkan peluang terjadinya bencana hidrometeorogi, alias bencana yang dipengaruhi cuaca. Menurut dia, tak ditemukan fenomena cuaca global yang signifikan sejak Januari lalu.“Sehingga pada periode kali ini (Februari 2017) sangat perlu memperhatikan perkembangan dinamika cuaca lokal dan regional,” kata Yunus, Senin (20/2/2017) dilansir potretnews.com dari laman tempo.co.

Secara umum, dia menyampaikan bahwa fenomena cuaca global yang signifikan seperti Ocean Dipole (IOD), seruakan dingin, maupun gelombang tropis masih dalam kondisi netral sejak bulan lalu.

Dari tinjauan kondisi atmosfer beberapa hari ke depan, kata dia, terdeteksi adanya aliran udara basah dari Samudera Hindia. Hal itu menyebabkan wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), Sumatera bagian Selatan, Banten, serta Jawa Barat cenderung dalam kondisi yang cukup basah.

Ads
“Munculnya area perlambatan dan pertemuan angin mengakibatkan kondisi udara menjadi tidak stabil, sehingga menyebabkan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan petir,” ucap Yunus.

Kondisi tak stabil itu pun menurut dia diperparah dengan kuatnya monsun Asia yang menyebabkan batas wilayah udara basah terkonsentrasi di sekitar pesisir selatan Pulau Jawa. Monsun dalam hal ini diartikan sebagai iklim yang ditandai oleh pergantian arah angin.

Yunus berujar bahwa suhu muka laut di Samudera Hindia bagian Selatan Jawa Barat berkisar 28-30 derajat Celcius pada 12-19 Februari lalu. Adapun anomalinya ada di kisaran 2 - 4 derajat Celcius. “Kondisi ini mengindikasikan suplai uap air sebagai pendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa Barat dan Sumatera relatif tinggi.”

BMKG pun memperkirakan peningkatan potensi hujan selama beberapa hari ke depan. Peningkatan potensi hujan itu diperkirakan terjadi pada sebagian wilayah di Sumatera seperti Bengkulu, Riau, Lampung. Potensi yang sama juga diindikasi terjadi di Jawa, Kalimantan, dan sebagian besar wilayah Papua.

“Masyarakat diharapkan tetap mewaspadai potensi peningkatan curah hujan yang dapat mengakibatkan terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang maupun genangan,” tutur Yunus. ***

Editor:
Farid Mansyur

Kategori : Riau, Umum, Peristiwa
Tour de Siak 2018
wwwwww