PotretNews.com Rabu 22 Agustus 2018

Gara-gara Suara Knalpot, Kepala Pria Warga Desa Lalangkabung Pelalawan Diparang Tetangganya

Gara-gara Suara Knalpot, Kepala Pria Warga Desa Lalangkabung Pelalawan Diparang Tetangganya

Ilustrasi.

Senin, 30 Januari 2017 15:33 WIB
Ishar D
PANGKALANKERINCI, POTRETNEWS.com - Hanya karena masalah sepele, dua tetangga di Kabupaten Pelalawan, Riau ini bertikai. Seorang di antaranya mengalami luka serius karena dibacok di bagian kepala menggunakan parang.Peristiwa tersebut terjadi di SP 7 Desa Lalangkabung, Kecamatan Pelalawan, Minggu (29/1/2017) sekira pukul 04.30 WIB. Paur Humas Polres Pelalawan, Bripka Very Firmansyah, Senin (30/1/2017) mengatakan, kasus ini bermula ketika YL (terlapor) tidak terima dengan suara bising knalpot motor Khebearo Waruwu (26).

Very menjelaskan, peristiwa penganiayan bermula ketika sepeda motor Khebearo Waruwu (pelapor) tiba-tiba mati dan mencoba menghidupkan kembali. "Setelah kendaraan hidup, pelapor menggas sepeda motornya dengan keras, sehingga membuat terlapor beserta istrinya keluar rumah. Mereka ini bertetangga," katanya.

Kemudian, terlapor beserta istrinya langsung menghampiri pelapor dan langsung memukul kepala pelapor menggunakan parang, sehingga pelapor mengalami luka robek di kepala.

Ads
Menurut Very, istri terlapor juga turut memukul pelapor dengan menggunakan sebatang besi. Namun pelapor berhasil menangkis dan mengakibatkan pergelangan tangan kiri pelapor luka. Karena merasa terancam, imbuhnya, pelapor melarikan diri namun terlapor berusaha mengejar.

"Di saat pelapor terjatuh, terlapor kembali mumukul pelapor dengan menggunakan parang yang mengakibatkan luka gores di lengan tangan kanan," paparnya. Very melanjutkan, melihat kondisi tersebut pelapor berdiri dan melakukan perlawanan hingga terjadi perkelahian.

"Tak lama warga datang untuk melerai. Atas kejadian tersebut pelapor mendatangi Mapolres Pelalawan guna pengusutan lebih lanjut," ujar paur humas. ***

Editor:
Hanafi Adrian

Kategori : Pelalawan, Umum, Hukrim
Tour de Siak 2018
wwwwww