PotretNews.com Senin 19 November 2018

Motif Pekerja Bengkel Jalan Hang Tuah Pekanbaru Bacok Bosnya hingga Tewas karena Sakit Hati Sering Dituduh Maling dan Tak Dipinjami Uang

Motif Pekerja Bengkel Jalan Hang Tuah Pekanbaru Bacok Bosnya hingga Tewas karena Sakit Hati Sering Dituduh Maling dan Tak Dipinjami Uang

Tersangka Am, pelaku pembacok pemilik bengkel mobil Jalan Hang Tuah Gang Ikhlas Tenayanraya, Minggu (13/11/2016) memperagakan aksi pelariannya usai membunuh korban, Sabtu (12/11/2016) malam. (foto: goriau.com)

Minggu, 13 November 2016 19:40 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Tertangkap saat bersembunyi di wisma, Jalan Tuanku Tambusai (d/h Nangka), Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Minggu (13/11/2016) siang, pukul 11.00 WIB, Am (30) karyawan bengkel mobil yang nekat bacok bos-nya Deri (38) hingga tewas, mengaku sakit hati dengan korban.Menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tenayanraya, Am mengungkapkan jika dirinya kesal dengan korban yang kerap memarahinya. Bahkan, sejak bekerja di bengkel korban September 2016 silam, dia sering dituduh menghilangkan barang-barang di bengkel oleh korban.

BERITA TERKAIT:

. Video: Kronologi Penangkapan Pembacok Pemilik Bengkel Jalan Hang Tuah Tenayanraya di Wisma Jalan Nangka Pekanbaru, Siang Tadi

Ads
. Kurang dari 12 Jam, Pembacok Warga Perum Mulia Insani hingga Tewas Dekat Bengkelnya di Jalan Hang Tuah Tenayanraya Pekanbaru Ditangkap

. Sempat Lari Minta Tolong Usai Ditebas Parang, Pemilik Bengkel Jalan Hang Tuah Pekanbaru Tewas akibat Luka Bacok Sepanjang 15 Cm di Leher, di TKP Ada 3 Gelas Bekas Miras

. Polisi Temukan Parang di TKP, Pelaku Pembacokan Pemilik Bengkel Jalan Hang Tuah Tenayanraya Pekanbaru Masuk DPO

. Seorang Warga Perum Mulia Insani Tewas Dibacok Tak Jauh dari Bengkelnya di Jalan Hang Tuah Tenayanraya Pekanbaru

Puncaknya, Sabtu (12/11/2016) malam, pukul 20.30 WIB. Pelaku bermaksud meminja uang kepada korban. Namun, korban menolak memberikan pinjaman. Tidak hanya itu, pelaku semakin sakit hati dengan jawaban korban, "Duit...duit saja,".

Sempat terlibat cek cok mulut, pelaku yang sakit hati langsung mengambil parang yang memang sudah dipersiapkannya dan langsung membacok korban saat di dalam bengkel.

"Saat berusaha melarikan diri, pelaku langsung menarik baju korban dari belakang dan kembali membacok leher kanan korban. Tidak puas, pelaku kembali membacok kepala belakang korban hingga tengkoraknya retak," kata Kapolsek Tenayanraya Kompol Indra Rusdi, Minggu sore.

"Total ada tiga bacokan pada korban di bagian wajah, leher dan kepala. Pelaku langsung melarikan diri dan sempat bersembunyi di belakang Kantor Pos, jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, tidak jauh dari TKP," bebernya sebagaimana dikutip potretnews.com dari GoRiau.com.

Kapolsek menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami keterangan pelaku. "Motif sementara ini, dugaannya karena pelaku sakit hati dan ada dendam lama dengan korban," ujarnya. ***

Editor:
Farid Mansyur

wwwwww