PotretNews.com Minggu 24 Juni 2018

Video: Kronologi Penangkapan Pembacok Pemilik Bengkel Jalan Hang Tuah Tenayanraya di Wisma Jalan Nangka Pekanbaru, Siang Tadi


Kronologi Penangkapan Pembacok Pemilik Bengkel Jalan Hang Tuah Tenayanraya di Wisma Jalan Nangka Pekanbaru, Siang Tadi. (sumber: goriau.com)

Minggu, 13 November 2016 17:45 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kurang dari 12 jam, Tim Opsnal Polsek Tenayanraya bersama Satreskrim Polresta Pekanbaru, Riau, berhasil meringkus Am (30) yang diduga sebagai pelaku pembacokan terhadap Deri (38) pemilik bengkel mobil Jalan Hang Tuah, Kecamatan Tenayanraya, Pekanbaru, Minggu (13/11/2016) siang, pukul 11.00 WIB.Kapolsek Tenayanraya, Kompol Indra Rusdi, mengatakan, pelakui ditangkap saat berada di salah satu wisma di jalan Tuanku TambusaiK (Nangka), Pekanbaru. "Korban merupakan bos pelaku," ujar Indra sebagaimana dikutip potretnews.com dari GoRiau.com, Minggu siang.

BERITA TERKAIT:

. Kurang dari 12 Jam, Pembacok Warga Perum Mulia Insani hingga Tewas Dekat Bengkelnya di Jalan Hang Tuah Tenayanraya Pekanbaru Ditangkap

Ads
. Sempat Lari Minta Tolong Usai Ditebas Parang, Pemilik Bengkel Jalan Hang Tuah Pekanbaru Tewas akibat Luka Bacok Sepanjang 15 Cm di Leher, di TKP Ada 3 Gelas Bekas Miras

. Polisi Temukan Parang di TKP, Pelaku Pembacokan Pemilik Bengkel Jalan Hang Tuah Tenayanraya Pekanbaru Masuk DPO

. Seorang Warga Perum Mulia Insani Tewas Dibacok Tak Jauh dari Bengkelnya di Jalan Hang Tuah Tenayanraya Pekanbaru

"Saat ini pelaku sudah kita amankan untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Pelaku kita ringkus tanpa perlawanan," imbuhnya.

Sebelumnya, Deri (38) pemilik bengkel mobil di Jalan Hang Tuah, Gang Ikhlas, Kecamatan Tenayanraya, Pekanbaru ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka bacok di leher, Sabtu (12/11/2016) malam, pukul 20.30 WIB.

Korban tewas diduga dibacok oleh salah seorang karyawanya berinisial Am (30). Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti motif pelaku nekat menghabisi nyawa bos-nya tersebut. ***

Editor:
Farid Mansyur

loading...
wwwwww