Asian Agri Gandeng Bakorluh Gali Potensi Desa Cegah Kebakaran Lahan
![]() |
Kades Sotol, Eka Candra SH mengajak Head Sustainability & CSR Asian Agri, bersama Tim Bakorluh Prov Riau melihat areal yang memiliki potensi untuk dijadikan persawahan bagi warga pada saat melakukan penyuluhan desa besa benas api/FFVP. |
Senin, 09 Mei 2016 20:45 WIB
PANGKALAN KERINCI, POTRETNEWS.com - Asian Agri menggandeng Bakorluh (Badan Koordinasi dan Penyuluhan) Provinsi Riau untuk menggali potensi desa dalam rangka cegah kebakaran lahan dan hutan (karlahut). Head Sustainability Asian Agri, Welly Pardede menjelaskan bahwa dalam rangka menyukseskan program desa bebas api/FFVP (Fire Free Village Program), Asian Agri menggandeng Bakorluh untuk menggali potensi ekonomi yang ada pada 7 desa yang turut dalam program desa bebas api binaan Asian Agri.
''Selama ini untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga serta keterbatasan modal, acapkali kita menjumpai warga yang melakukan pembukaan lahan dengan cara bakar. Ke depan dengan menggandeng Bakorluh diharapkan dapat memberikan masukkan serta solusi bagaimana memanfaatkan potensi desa tanpa melakukan pembukaan lahan secara bakar. Asian Agri sendiri siap mendukung masyarakat guna membantu potensi ekonomi desa, melalui program-program CSR (corporate social responsibility)-nya,'' katanya pada saat melakukan pendampingan penyuluhan oleh Bakorluh di Desa Sotol Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan yang merupakan salah satu desa yang masuk dalam Program Desa Bebas Api Asian Agri (FFVP).Sementara itu Ketua Tim Bakorluh, Basrani dalam paparannya kepada masyarakat desa mengatakan bahwa kehadiran mereka adalah semata-mata untuk menggali potensi ekonomi yang terdapat didesa ini. Sebab menurutnya, sulit mencegah warga melakukan pembukaan lahan tanpa bakar semata-mata karena tuntutan ekonomi.''Sebagai Bakorluh, tujuan kami adalah untuk dapat membantu warga menggali potensi ekonomia yang ada di desanya. Dimana dari hasil investigasi awal ini akan kami ajukan ke perusahaan potensi yang ada di setiap desa FFVA Asian Agri. Dari sinilah kita akan meminta perusahaan untuk membantu warga, yang disinergikan dengan program-program CSR yang ada di perusahaan,'' ucapnya.Mario Abdillah Khair






















