Kini, Putra-putri Inhil Tak Lagi Terima Bantuan Pendidikan
![]() |
Ilustrasi. |
Jum'at, 15 April 2016 17:06 WIB
TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com - Edy Syafwannur, Ketua Yayasan Tasik Gemilang yang menaungi Universitas Islam Indragiri (Unisi) mengaku prihatin dengan tidak lagi pernah dianggarkan bantuan pendidikan bagi putra-putri Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, yang tidak mampu. "Selain itu banyaknya kondisi fasilitas pendidikan yang rusak dan dalam kondisi yang juga memprihatinkan. Artinya indeks pembangunan SDM kita sangatlah menurun," kata Edy Syafwannur, kemarin, di Tembilahan.Sementara itu, sebagaimana yang dikutip dari detikriau.org, Anggota Presidium Forum Komunikasi Organisasi Nonpemerintah (Fokus Ornop), Zulkifli AM pernah mempertanyakan keseriusan Bupati Inhil HM Wardan dalam peningkatan dunia pendidikan.Menurut pria yang akrab disapa Pilay ini, sejak awal maju di Pilkada Inhil beberapa waktu lalu, HM Wardan berkomitmen untuk fokus pada persoalan pendidikan. Niatan ini bahkan dengan berani dituangkan dalam poin ke-3 dari 8 program utama yang diusung pasangan berjargon ”Warohmah” yakni “Menciptakan Pendidikan Berkualitas dan Terjangkau serta Meningkatkan Akses Pendidikan Masyarakat Usia Sekolah”.Hal itu disebutnya dapat dilihat dengan terhentinya bantuan beasiswa pendidikan. Padahal di masa kepemimpinan bupati sebelumnya, dengan bantuan beasiswa, banyak masyarakat kurang mampu dapat mengenyam pendidikan tinggi di universitas. “Siapa lagi yang bisa membantu pendidikan masyarakatnya, khususnya bagi masyarakat kurang mampu selain pemerintah. Salah satu caranya tentu dengan bantuan beasiswa,” Zulkifli AM, Selasa (5/4/2016) lalu.“Selama pak Wardan memimpin, belum ada realisasi penyaluran beasiswa. SDA apa yang mau kita jual kalau tidak dibantu dengan SDM yang andal?. Jangan sampai kami membuat mosi tidak percaya dalam kepemimpinan Wardan ke depan,” ujarnya. ***






















