Termasuk Kategori Langka, Gempa di Mentawai Rabu Menarik Perhatian Para Pakar
![]() |
Ilustrasi. |
Sabtu, 05 Maret 2016 14:00 WIB
GEMPA bumi di Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (2/3) lalu membuat masyarakat panik. Selain berkekuatan cukup tinggi 7,8 Skala Richter (SR), gempa tersebut juga bersumber di bawah laut, sehingga berpotensi tsunami. Namun, yang ditakutkan itu tidak terjadi.
Bagaimana analisis mengenai gempa yang menurut pakar sebagai peristiwa yang menarik dan langka itu?Pakar gempa bumi dari ITB, Irwan Meilano mengatakan, gempa bumi di Mentawai pada Rabu (2/3) lalu tersebut merupakan peristiwa yang menarik dan penting bagi keilmuan. Pasalnya, gempa tersebut terjadi bukan di daerah batas lempeng seperti di zona Nias, zona Mentawai, zona Aceh, dan zona Bengkulu, tapi terjadi di bagian luar lempeng, yaitu di bawah laut, kira-kira 600 kilometer dari Mentawai.Gempa seperti ini disebut penting karena jarang terjadi. Terakhir, gempa dengan karakteristik seperti ini pernah terjadi pada April 2012. Gempa tersebut memiliki karakteristik menggeser secara mendatar, sehingga potensinya kecil untuk menghasilkan tsunami.Irwan mengatakan, kalaupun gempa tersebut sampai menyebabkan tsunami, maka tsunami yang terjadi tidak akan tinggi. Menurut Irwan, gempa di Mentawai Rabu lalu tidak ada kaitannya dengan peristiwa gempa di Aceh, Nias, dan Bengkulu beberapa tahun silam. Tapi gempa itu berkaitan dengan peristiwa-peristiwa gempa di Samudera Hindia, seperti gempa pada April 2012.





















