Kabar Duka, Ibunda Iyeth Bustami Meninggal di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Ibunda Iyeth Bustami Meninggal di Usia 73 Tahun

Iyet Bustami mengantar jenazah ibundanya ke peristirahatan terakhir.

Minggu, 14 Februari 2016 18:48 WIB
BENGKALIS, POTRETNEWS.com - Kabar duka menyelimuti keluarga besar artis ngetop spesialis lagu-lagu Melayu Indonesia, Iyeth Bustami. Ibunda tercinta, Hj Nagats meninggal dunia, Sabtu (13/2) sore pukul 16.00 WIB, di RSUD Bengkalis. Almarhumah yang tinggal di Jalan Cemara belakang Kantor Bupati Kelurahan Bengkalis Kota tersebut meninggal di usia 73 tahun. Sebelum meninggal dunia, ibunda pelantun lagu ”Laksamana Raja di Laut” tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit Umum (RSUD) Kabupaten Bengkalis, selama 3 hari. Namun, Sabtu (13/2/2016) sore lalu almarhumah dipanggil oleh Allah Swt.

Dari beberapa sumber di rumah duka mengatakan, sebelum ini almarhum memang sudah lama sakit. Karena kondisinya semakin menurun oleh keluarganya, mantan guru SD 2 (sekarang SD 50) tersebut dirujuk ke RSUD Bengkalis.

Almarhumah meninggalkan enam orang anak, empat laki-laki dan dua anak perempuan. Masing-masing, Ipan, Qeri (PNS) Butet, Susi (tinggal di Siak) Iyeth Bustami dan si bungsu Ayang. Dari enam anak tersebut, almarhumah yang meninggalkan seorang suami Adam Bustami (pansiunan PNS, jabatan terakhir Kabag Humas Setkab Bengkalis.

Salah seorang anak almarhumah, Tajul Qari mengatakan, bahwa ibundanya sempat dirujuk ke RSUD Bengkalis selama tiga hari. "Meninggalnya di Rumah Sakit Umum Bengkalis. Almarhumah masuk rumah sakit selama 3 hari, dan meninggalnya pada sore kemarin, sekira pukul 16.00 WIB," kata Tajol qari.

Pihak keluarga sempat menghubungi Iyeth Bustami di Jakarta, mengabarkan kondisi ibunda tercinta. Mengetahui ibunya sedang dirawat di RSUD Bengkalis, salah satu juri Dangdut Akademi di salah satu televisi nasional tersebut langsung pulang kampung. Semenara suami Iyeth baru tiba di Bengkalis pagi Minggu (14/2/2016).

Sayang, artis yang juga jago ngaji tersebut tidak sempat bertemu dengan ibunda tercinta. Saat dirinya tiba di RSUD Bengkalis, ibundanya sudah terlebih dahulu dipanggil oleh Allah Swt. Itu pula mungkin yang membuat anak ke lima dari enam bersaudara tidak henti-hentinya menitiskan air mata hingga keranda sang ibunda dimasukkan ke mobil jenazah untuk dibawa ke Lubuk Muda Siak Kecil pagi Minggu kemarin.

Pantauan di rumah duka, selain para tetangga dan karib kerabat, ratusan warga lainnya juga terlihat takziah ke rumah duka. Terlihat juga Sekda Bengkalis H Burhanudin, Kadis Pertanian dan Peternakan H Arianto, Kepala BPPT H Hermizon, Kepala BPBD Damkar Moh Jalal, mantan Kasatpol PP H Rozali Saidun serta puluhan pejabat lainnya.

Sementara itu Iyeth Bustami yang mengenakan pakaian serba hitam, terlihat tak kuasa membedung tangis, begitu juga adik bungsunya Ayang yang selama ini tinggal bersama ibundanya. ***

(Akham Sophian)
Kategori : Bengkalis, Peristiwa
Sumber:GoRiau.com
wwwwww
www.amsi.or.id