PotretNews.com Minggu 05 April 2020
Home >  Berita >  Riau
Terungkap pada Dakwaan Mantan Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah

Berikut Besaran Uang dan Nama 11 DPRD Bengkalis 2009-2014 yang Diduga Menikmati Dana Bansos Senilai Miliaran Rupiah

Berikut Besaran Uang dan Nama 11 DPRD Bengkalis 2009-2014 yang Diduga Menikmati Dana Bansos Senilai Miliaran Rupiah

Ilustrasi dana bansos. (sumber: analisadaily.com)

Rabu, 02 Desember 2015 10:11 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menahan Anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014, Purboyo, Selasa 1 (1/12/2015). Politikus PDIP itu merupakan salah satu tersangka dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Kabupaten Bengkalis senilai Rp 230 miliar. Kepala Bidang Humas Polda Riau AKB Guntur Aryo Tejo mengatakan Purboyo ditahan untuk mempermudah proses penyidikan yang dilakukan Subdit III Reskrimsus Polda Riau.

"Saat ini tersangka dititipkan di tahanan Mapolda Riau. Selanjutnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Riau jika berkasnya lengkap," kata Guntur di Pekanbaru, Selasa.

Sebelum ditahan, Purboyo terlebih dahulu diperiksa penyidik untuk melengkapi berkasnya, sebagaimana petunjuk dari Kejati Riau.

"Sebelumnya, kesehatan Purboyo juga dicek di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Hasilnya, yang bersangkutan sehat jasmani dan rohani," lanjut Guntur.

Purboyo melalui penasihat hukumnya, Hotland Simanjuntak mengaku akan menghormati setiap proses penyidikan.

Namun, Hotland mengatakan dugaan pidana yang disangkakan kepada kliennya harus bisa dibuktikan dalam fakta persidangan. Penyidik juga harus mengungkap para penerima dana bansos tersebut.

"Karena pada saat klien kami menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, dia bukan sebagai anggota Badan Anggaran. Sehingga segala sangkaan yang disangkakan, harus bisa dibuktikan sesuai fakta hukum atau peristiwa yang sebenarnya," ujar Hotland yang saat itu didampingi timnya, Kadri dan Ade Farlin Syamra.

Pada perkara ini, lanjut dia, Purboyo disangka telah menyalahgunakan kapasitasnya untuk menggunakan anggaran dana bansos.

Kasus yang turut menjerat mantan Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah ini diduga merugikan negara sebesar Rp 31.357.740.000 (Rp 31,3 miliar). Angka tersebut berdasarkan laporan hasil audit yang dilakukan Badan Pengasawan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau.

Pada dakwaan Jamal, dana tersebut diduga dinikmati oleh 11 Anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014.

Nama-nama tersebut di antaranya Hidayat Tagor sebesar Rp 133.500.000, Rismayeni sebesar Rp 386 juta, Purboyo Rp 752.500.000, Tarmizi Rp 600 juta, dan Suhendri Asnan Rp 280.500.000.

Kasus ini juga menjerat mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh. Berkas pria yang kembali maju sebagai calon bupati pada Pilkada serentak itu masih terus dilengkapi Polda Riau. ***

       
        Loading...    
           
(Farid Mansyur)
Kategori : Riau, Bengkalis, Hukrim
Sumber : Liputan6.com
Loading...
www www