PotretNews.com Minggu 17 November 2019
Home >  Berita >  Umum

Gara-gara Kabut Asap, Nelayan di Batam Nyasar hingga ke Kalimantan

Gara-gara Kabut Asap, Nelayan di Batam Nyasar hingga ke Kalimantan

Ilustrasi nelayan.

Minggu, 25 Oktober 2015 20:27 WIB
BATAM, POTRETNEWS.com- Nelayan yang tinggal di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, kerap tersasar akibat kabut asap dari kebakaran hutan. Kabut asap sering kali menghalangi pandangan pencari ikan di tengah laut. "Banyak nelayan yang tersasar. Ada yang tahu-tahu sampai Kalimantan karena kabut asap," kata nelayan Anambas, Masadiki saat berkunjung ke Batam, Minggu.

Banyak nelayan tradisional mengandalkan bintang di langit atau petunjuk alam lain saat berada di laut. Namun karena kabut asap menghalangi pandangan ke langit, maka nelayan kehilangan arah.

Dia menyatakan ada nelayan yang baru kembali setelah sepekan di laut, karena kesulitan mencari jalan pulang. Meski begitu, sampai saat ini tidak ada nelayan yang mengalami kecelakaan atau tidak pernah pulang akibat kabut asap.

Kabut asap juga membuat penghasilan nelayan berkurang. Nelayan kehilangan arah dan patokan lokasi tempat banyak ikan.

"Kami harap kabut ini segera berlalu, sulit kalau begini terus," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana mengatakan bencana kabut asap paling parah di Kepri terjadi di Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas.

Namun, dia tidak dapat memastikan kadar pencemaran udara di dua kabupaten paling utara itu karena Natuna dan Anambas tidak memiliki mesin indeks standar pencemaran udara seperti Batam.

Untuk mengurangi dampak buruk, Dinkes Kepri membagikan 100.000 masker kepada masyarakat, terutama di daerah yang terkena paparan kabut asap.

"Sebanyak 100.000 masker sudah kami bagikan, sekarang pesan 100.000 masker lagi," kata dia. ***

       
        Loading...    
           
(Farid Mansyur)
Kategori : Umum, Peristiwa
Sumber : Merdeka.com
       
        Loading...    
           
www www