PotretNews.com Selasa 24 April 2018

Pendapatan Pas-pasan, Suami-Istri Ini Sukses Berjuang Lunasi Utang Rp552 Juta dalam 3 Tahun, Ikuti Kisah dan Kunci Suksesnya

Pendapatan Pas-pasan, Suami-Istri Ini Sukses Berjuang Lunasi Utang Rp552 Juta dalam 3 Tahun, Ikuti Kisah dan Kunci Suksesnya

Ilustrasi

Jum'at, 18 September 2015 04:43 WIB

AMERIKA, POTRETNEWS.com - Dream - Pusing dengan tumpukan utang yang seolah tak pernah habis? tenang Anda tak sendirian. Banyak orang mengalami hal serupa dan berjuang keras mengatasinya.

Namun harus diakui, hanya sedikit yang berhasil selamat. Itu pun dengan pengorbanan yang tak sedikit.

Mark dan Lauren Greutman adalah salah satu contoh pasangan yang berhasil keluar dari jerat utang. Padahal 8 tahun lalu, mereka masih punya utang US$ 40 ribu atau sekitar Rp 552 juta.

Belum lagi pendapatannya setiap bulannya tak sanggup menutup anggaran belanja. Alhasil, saban bulan pasangan ini tekor Rp 13 juta per bulan. Setelah berjuang selama tiga tahun, pasangan ini akhirnya merasakan kebebasannya dari lilitan uang.

Ads
Ingin berbagi kisahnya dengan para pengutang, Lauran mengaku punya satu trik jitu mengurangi tagihan utangnya. Kunci suksesnya ternyata terletak pada uang belanja dan tak mau membeli barang diskonan.

Langkah pertama yang dilakukan Lauren adalah hanya berbelanja menggunakan uang tunai di supermarket. Cara ini membuat berpikir dua kali sebuah memasukan barang belanja ke dalam troli. Dia juga menemukan kenyataan jika menghabiskan waktu merencanakan barang belanjaan bisa membuatnya menghemat uang lebih banyak.

"Jika saya menghabiskan satu jam mendata barang belanja dan menyusun voucher diskon untuk menghemat US$ 50, saya tidak akan menghabiskan uang itu untuk membeli barang yang tak perlu. Alasannya saya sudah bekerja keras untuk mendapatkan uang itu," katanya seperti dikutip laman businessinsider, Jumat, 14 Agustus 2015.

Selanjutnya, Lauren memutuskan hanya membeli belanja di toko yang membuatnya bisa menghemat uang lebih banyak. Pasar tradisional pun disambanginya. Dengan fokus pada pengeluarannya, Lauren akhirnya bisa melunasi utang US$ 5.000 atau Rp 69 juta dalam setahun.

Saat tak ada lagi ruang untuk berhemat, Lauren memutuskan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Di Negeri Paman Sam, penduduk kerap mendapatkan uang tau voucher dari mengisi surveionline yang biasanya dilakukan perusahaan.

Setelah perjuangan panjang tak kenal lelah itu, Lauren kini hanya tinggal menyelesaikan cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dia sudah mengajukan KPR untuk jangka waktu 11 tahun. Mau mencoba?***

loading...
(Akham Sophian)
Kategori : Serbaneka
Sumber:Dream.co.id
DPRD Kabupaten Siak 2018
wwwwww