PotretNews.com Minggu 22 Juli 2018

Letkol Hasan Basri, Pahlawan Nasional dari Kepulauan Meranti

Letkol Hasan Basri, Pahlawan Nasional dari Kepulauan Meranti

Letnan Kolonel (Letkol) Hasan Basri.

Minggu, 22 Mei 2016 15:39 WIB
SELATPANJANG, POTRETNEWS.com - Ternyata anak watan Kepulauan Meranti Provinsi Riau ada yang bergelar pahlawan nasional. Dia adalah Letnan Kolonel (Letkol) Hasan Basri, lahir di Desa Meranti Bunting, Kecamatan Merbau, 8 April 1927 silam.Meski nama tersebut seperti baru didengar, namun informasi itu cukup membuat bangga daerah terbungsu di Propinsi Riau ini.

Kepala Seksi Sejarah, Kepurbakalaan, dan Permuseuman, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Abdullah, menceritakan dirinya baru mengetahui kalau Letkol Hasan Basri mendapat gelar pahlawan nasional setelah berkunjung ke rumah salah seorang anak beliau di Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Kalau kenal sudah lama, bahkan sudah pernah berjumpa saat saya kecil dulu. Hanya saja belum tahu kalau beliau bergelar pahlawan nasional," sebut Abdullah, Minggu (22/5/2016).

Ads
Menurutnya adanya penganugerahan gelar itu berdasarkan Sertifikat Penganugerahan Tanda Jasa Pahlawan No. 30897 tertanggal 17 Agustus 1959 dan ditandatangani oleh Presiden Panglima Tertinggi Angkatan Perang RI, Soekarno. "Ada banyak tanda jasa lainnya yang didapat beliau selama masih bertugas," ungkap Abdullah.

Di antaranya, Gelar Penghormatan Veteran Perjuangan Kemerdaan RI Tahun 1981, Lencana Cikal Bakal TNI Tahun 1977 dari Soeharto, Penghargaan Kesatuan Jong Air Pendarat, Anugerah Tanda Jasa Pahlawan Kesatuan Batalion Air Tahun 1959 oleh Soekarno, Anugerah Medali Sewindu Angkatan Perang,Anugerah dari Menteri Keamanan Nasional Satyalantjana Kesetiaan tahun 1967, tanda penghargaan Wakil Menteri Pertama Bidang Keamanan Pertahanan, Satyalantcana Satia Dharma tahun 1962, dan masih banyak lagi anugerah serta tanda jasa yang disandang beliau.

"Beliau wafat di Jakarta di RSUD Koja, 2 Agustus 1995. Meninggalkan 8 anak yang bermukim di Jakarta hasil pernikahannya dengan Asmah Binti Abdul Kahar wanita asal Selatpanjang tanggal 27 Juli tahun 1950 dengan maskawin 10 dolar, uang benja 60 dolar," sambung Abdullah.

Pelopor Kompi Selatpanjang
Letkol Hasan Basri saat masih bertugas menilai perlu adanya basis tentara di Kota Selatpanjang, karena ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti itu terdiri dari berbagai etnis sehingga rawan terhadap hal-hal yang menganggu stabilitas nasional. Salah satu upaya beliau adalah membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Selatpanjang dibawah Kresiden Riau pada 1 November 1945.

Menurut Letkol Hasan Basri suatu daerah dimana terdapat berpenduduk pendatang yang lebih dominan maka daerah tersebut dipandang sangat rawan.oleh karena itu Selatpanjang perlu dibentuk suatu angkatan bersenjata yang mempunyai senjata lengkap untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus menunjukkan bahwa militer Indonesia telah terbentuk dan kuat.

Dalam struktur pemerintahan,status Selatpanjang berada dalam wilayah kresidenan Riau.Oleh karena itu pembentukan BKR Selatpanjang berada dalam tanggung jawab BKR Kresidenan Riau.Berdasarkan hal tersebut maka pada 1 november 1945.Letkol Hasan Basri berangkat ke Selatpanjang dalam rangka untuk menyatukan semua pasukan bersenjata kedalam satuan BKR. Letkol Hasan Basri bertolak ke Selatpanjang dengan diiringi beberapa orang perwira dari Resimen IV Pekanbaru.

Letkol Hasan Basri meresmikan berdirinya kompi Selatpanjang dibawah komandan kompi kapten Marahalim Harahap yang sebelumnya pernah bertugas di Bengkalis sekaligus teman satu kelas Letkol Hasan Basri ketika bersekolah Taman Siswa Selatpanjang tahun 1932 secara hierarki kompi Selatpanjang berada di bawah komandan Batalyon II Bengkalis.

"Kompi ini Kompi II Batalion II Resimen IV Divisi II Sumatera Tengah. Dalam perkembangannya berubah menjadi TKR, TRI dan kemudian TNI," kata mantan guru sejarah di SMA N 1 Selatpanjang itu.

Abdullah mengaku pihaknya masih kekurangan data lengkap Almarhum Letkol Hasan Basri. Oleh karena itu pihaknya akan melakukan penelitian lebih mendalam dan akan dibukukan sebagai kebanggaan daerah. ***

Editor:
Mukhlis

Sumber:
Halloriau.com



loading...
Kategori : Profil
PMB Unilak 2018/2019
wwwwww