PotretNews.com Rabu 21 November 2018

Farihatin, Pemegang Tampuk Kohati PB HMI 2015-2017

Farihatin, Pemegang Tampuk Kohati PB HMI 2015-2017

Farihatin.

Jum'at, 04 Desember 2015 08:54 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com- Farihatin sukses terpilih sebagai Formatur Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Korps HMI Wati (Kohati) Periode 2015-2017 lewat Musyawarah Nasional Kohati (Munaskoh)-ke 22 yang digelar di Kota Pekanbaru, Riau, pada 22 November 2015 dan berakhir Rabu (2/12/2015).Berdasarkan pantauan, pemilihan berlangsung pada Selasa (2/12/2015) pukul 11.30 WIB. Meski pemilihan berlangsung alot, namun tidak ada kericuhan dalam forum.

Farihatin yang sebelumnya menjabat Wakil Sekjen bidang Pendidikan dan Budaya PB HMI sukses mengalahkan 10 kandidat lainnya, yakni Vidyavici Fitri (Cabang Bandung), Maria Fifi Yanti (Cabang Meulaboh), dan Andi Nur Qalbi (Cabang Gowa Raya).

Kemudian, Naila Fitria (Cabang Ciputat), Rusyanti (Cabang Lampung), Siti Aminah Amahoru (Cabang Ternate), Noer Hayatie (Cabang Pamekasan), Damrah (Cabang Bima), Yenni Patrizia (Cabang Makassar), dan Isyana Kurniasari Konoras (Cabang Manado).

Ads
Visi Lebih Dekat Masyarakat
Perempuan Kelahiran 27 Oktober asal Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat ini membawa visi ‘”Kohati untuk Indonesia, Berjuang Sepenuh Hati, Mengabdi Sepenuh Jiwa”.

Menurutnya, setengah abad Kohati dengan kiprahnya selama ini, ke depan Kohati harus lebih hadir di tengah-tengah masyarakat. ”Tentunya sesuai peran dan fungsinya,” kata Farihatin sebagaimana dikutip potretnews.com dari obsessionnews.

Mahasiswa Magister Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini mengatakan, perjuangan Kohati harus seimbang, dalam arti secara organisasi merupakan pembina dan pendidik tunas muda, agar memiliki kualifikasi yaitu kemampuan intelektual, kepemimpinan, manajerial dan kemandirian.

Ia pun merespons kondisi keperempuanan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), menurutnya MEA tidak bisa ditolak dan harus dihadapi. Salah satu problem MEA bagi perempuan adalah kemandirian dan profesionalitas.

“Kohati sebagai orang pemberdayaan perempuan harus menyiapkan mental kader-kadernya. Kader-kader Kohati harus meningkatkan keterampilan yang sudah dimiliki,” jelasnya.

Sebelumnya, karier Farihatin di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dimulai pada level Komisariat Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak pada 2007, kemudian menjadi Pengurus HMI Cabang Pontianak pada tahun 2011, dan selanjutnya menjabat Ketua Umum Kohati Badan Koordinasi (Badko) Kalbar pada 2011-2013. Selamat!***

(Akham Sophian)
Kategori : Profil
wwwwww