Sambil Menangis, Adnan Buyung Menulis Pesan Terakhirnya: Teruskan Perjuangan untuk Masyarakat Miskin dan Tertindas
![]() |
Pesan dari Adnan Buyung Nasution untuk Lembaga Bantuan Hukum/Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia ketika dirinya dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. |
Kamis, 24 September 2015 01:47 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Todung Mulya Lubis sempat menjenguk Adnan Buyung Nasution saat masa kritisnya di Rumah Sakit Pondok Indah pada 20 September 2015. Di situlah Buyung menuliskan pesan tertulis.
Saat itu, Todung datang bersama keluarganya dan beberapa rekan pengacara datang pada siangnya. Mereka bertahan di sekitar tempat tidur Buyung hingga malam hari. Buyung, sebut Todung, menangis begitu melihat Todung dan rekan-rekannya."Dia tidak bisa berbicara saat itu, jadi dia cuma bisa menangis, apalagi saat kita pegang tangan dia," ujar Todung di rumah duka, bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2015) siang.Tiba-tiba, Adnan Buyung memberikan isyarat dengan tangannya, meminta secarik kertas untuk menulis pesan. Dengan tertatih-tatih dan gerak patah-patah, Buyung berhasil menulis kalimat menggunakan spidol merah."Jagalah LBH/YLBHI, teruskan pemikiran dan perjuangan untuk masyarakat miskin dan tertindas," demikian tulis Buyung.





















