Sebelum Ditembak Mati Kostrad, Posisi Santoso Diintai dengan Drone TNI AU
![]() |
Teroris Santoso |
Rabu, 20 Juli 2016 08:04 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Para personel Raider 515 Kostrad berhasil menembak mati Santoso, buron teroris paling diburu di Indonesia. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, menumpas Santoso tak hanya keberhasilan personel Raider 515 Kostrad, tetapi seluruh anggota Satgas Tinombala.
Gatot mencontohkan andil TNI AU yang juga patut diapresiasi. Sebab, lewat drone yang dikemudikan TNI AU, Satgas Tinombala berhasil menemukan lokasi keberadaan Santoso."Kenapa AU? Karena yang terbangkan drone yang selalu melihat posisi-posisinya," kata Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (19/7).Gatot menyatakan keberhasilan memburu Santoso merupakan hasil dari sebuah kesabaran. Dia mengungkapkan, personel harus berangkat sejak 13 hari sebelum baku tembak terjadi pada Senin (18/7). Tak hanya itu, para personel juga menempuh jarak 13 Km dengan memakan waktu tiga hari."Dan hanya bergerak malam hari, karena harus senyap supaya tidak terlihat dan selama 8 hari mengendap di tempat-tempat yang sudah dicurigai," katanya.editor: wawan s
sumber: merdeka.com

























