PotretNews.com Kamis 13 Desember 2018

Doli Sarankan Rapat Pleno Golkar Digelar Pekan Depan, Panitianya Harus Netral dan Tetapkan Sanksi Politik Uang

Doli Sarankan Rapat Pleno Golkar Digelar Pekan Depan, Panitianya Harus Netral dan Tetapkan Sanksi Politik Uang

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia. (foto: istimewa)

Sabtu, 20 Februari 2016 09:03 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia berpendapat, paling lambat pekan depan rapat pleno harus segera dilaksanakan untuk menentukan lokasi dan waktu penyelenggaraan musyawarah nasional Golkar."Kami minta DPP segera melakukan rapat pleno untuk menetapkan tempat dan waktu penyelenggaraan munas. Minggu depan paling lambat sudah harus ada rapat pleno," kata Doli di Jakarta, Jumat (19/2/2016).

Ia menjelaskan dalam rapat pleno ini banyak yang harus dibahas selain soal waktu dan lokasi, tapi juga terkait kepanitiaan yang perlu memiliki kredibilitas dan tak berpihak kepada calon ketua umum.

"Panitia harus netral, bahkan panitia memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan berjalan demokratis, adil dan tidak diliputi praktik politik uang. Jadi harus dibuat mekanisme aturan sedemikian rupa guna minimalisir politik uang," ujarnya.

Ads
Misalnya, kata Doli, upaya yang bisa dilakukan antara lain misalnya tidak ada lagi persyaratan dukungan 30 persen melalui surat tertulis, jumlah calon diperbanyak serta melakukan sistem pemilihan tertutup.

Selain itu, para peserta dilarang menggunakan fasilitas dari para bakal calon, seperti hotel dan transportasi. "Untuk hotel dan transportasi harus menggunakan fasilitas dari panitia, agar semua adil," jelas dia.

Menurut dia, panitia harus menindak tegas peserta munas apabila melakukan pelanggaran terhadap aturan yang telah dirancang untuk pelaksanaan munas nanti.

"Panitia bisa menyepakati mengenai sanksi diskualifikasi bagi peserta yang melanggar aturan. Yang penting aturannya dibuat secara terbuka dan disepakati bersama," tandasnya. ***

Sumber:
Inilah.com

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Nasional
wwwwww