PotretNews.com Senin 19 Februari 2018

Bom Bunuh Diri Meledak di Dekat Masjid Nabawi Madinah Saat Azan Maghrib Berkumandang dan Jamaah Sedang Berbuka Puasa

Bom Bunuh Diri Meledak di Dekat Masjid Nabawi Madinah Saat Azan Maghrib Berkumandang dan Jamaah Sedang Berbuka Puasa

Ledakan bom bunuh diri di Kota Madinah, Senin (4/7/2016)

Selasa, 05 Juli 2016 06:49 WIB

MADINAH - Aksi biadab mewarnai penghujung Ramadan di Madinah, Saudi Arabia. Pelaku bom bunuh diri menyasar parkiran di dekat Masjid Nabawi, tak lama setelah buka puasa, Senin (4/7/2016).

Situs gulfnews.com memberitakan, sejumlah orang meninggal akibat bom bunuh diri di luar masjid yang terletak di kota suci kedua bagi umat Islam itu. Tiga orang meninggal itu adalah satu pelaku bom bunuh diri dan dua petugas keamanan.

Pengguna media sosial di Madinah mengunggah sejumlah foto maupun video yang menunjukkan kepulan asap dari lapangan parkir dekat Masjid Nabawi. Ada pula video yang menunjukkan mayat di lokasi pemboman, sementara ambulans dan mobil polisi berlalu-lalang.

Seorang saksi mata, Shahid Khawar Malik mengatakan, bom itu terjadi di dekat Pintu 1 Masjid Nabawi. Ledakan terjadi sesaat setelah azan maghrib pertanda buka puasa.

Ads
Sedangkan saksi lainnya, Syed Azafar Ali Shah mengatakan, seluruh pintu masjid langsung ditutup begitu ledakan terjadi. Sedangkan polisi langsung menuju lokasi ledakan.

Masjid Nabawi merupakan salah satu tempat suci bagi umat Islam. Masjid itu adalah satu dari dua masjid yang dibangun langsung oleh Nabi Muhammad.

Di seberang Masjid Nabawi pula Nabi Muhammad pernah tinggal. Makamnya juga berada di kompleks Masjid Nabawi.

Ledakan bom di Madinah ini merupakan yang ketiga pada hari yang sama. Sebelumnya dua ledakan bom terjadi dua kota lain di Saudi Arabia.

Bom pertama terjadi di Kota Qatif. Kota itu dikenal sebagai basis minoritas Syiah di Saudi.

Sedangkan satu bom lainnya meledak di dekat konsulat Amerika Serikat di Jeddah. Dua petugas keamanan terluka akibat bom di Jeddah.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab. Namun, Negara Islam Irak Suriah (ISIS) dituding sebagai otak di balik pemboman karena kelompok militan itu memang menyasar petugas keamanan dan penganut Syiah.

Selain itu, ISIS juga sudah beberapa kali mengotaki pemboman di Saudi Arabia. Kelompok bersenjata pimpinan Abu Bakr al Baghdadi itu sudah sejak 2014 menyasar berbagai target di Saudi Arabia.(gulf/rt/jpnn)

editor: wawan s
sumber: jpnn.com

loading...
Kategori : Internasional
wwwwww