Saudi Tuding Iran Terlalu Banyak Bermain Politik soal Ibadah Haji
![]() |
ilustrasi |
Kamis, 02 Juni 2016 13:06 WIB
RIYADH, POTRETNEWS.com - Parlemen Arab Saudi angkat bicara mengenai keputusan Iran melarang warganya untuk datang ke Saudi dan menunaikan ibadah haji. Larangan ini dikeluarkan setelah tidak adanya kesepakatan antara Iran dan Saudi mengenai penyelengaraan ibadah Saudi.
"Tidak ada jemaah yang akan dikirim ke tempat-tempat suci Muslim, Makkah dan Madinah, karena hambatan yang diciptakan oleh para pejabat Saudi," ucap Menteri Kebudayaan Iran, Ali Jannati beberapa waktu lalu.Dalam sebuah pernyataan, Organisasi Haji dan Umrah Iran juga turut mengecam Saudi atas tuduhan bahwa Riyadh kurang bekerjasama. “Terlalu banyak waktu telah hilang, dan sekarang sudah terlambat untuk mengatur ibadah haji," kata organisasi itu.Menangapi hal ini, Parlemen Saudi menyebut langkah yang diambil oleh Iran itu adalah langkah politis, dan menurut mereka politisasi terhadap pelaksanaan ibadah haji adalah suatu hal yang terlarang. Mereka mendesak Iran untuk tidak mempolitisasi ritual suci tersebut."Kesucian dua masjid suci dan tempat-tempat suci lainnya harus dipertahankan. Haji seharusnya hanya dimaksudkan untuk ritual dan ibadah," kata Parlemen Saudi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (1/6/2016).sumber: okezone.com

























