PotretNews.com Kamis 22 Februari 2018

Sedang Asyik Buang Air Besar, Alat Kelamin Pria Ini Digigit Ular

Sedang Asyik Buang Air Besar, Alat Kelamin Pria Ini Digigit Ular

Warga Thailand menarik dan mengeluarkan ular sanca atau piton yang masuk dalam lubang WC.

Jum'at, 27 Mei 2016 01:13 WIB
THAILAND, POTRETNEWS.com - Seorang laki-laki ditemukan berdarah-darah lantaran mendapat serangan dari ular piton. Kisah tragis ini dialami korban saat tengah membuang hajat di toilet. Adapun tanpa sepengatuan korban, ular tersebut terjepit di pipa toilet.Dikutip dari Mirror, sebelum kejadian, Atthaporn Boonmakchuay mengaku pada Rabu (25/5/2016) pagi melakukan aktivitas sehari-hari, yakni buang hajat di toilet rumahnya, di Thailand. Namun saat berjongkok dia merasakan penisnya digigit.

Dengan tangannya, dia langsung menarik “sesuatu” yang mengigit itu. Saat itu, dia baru menyadari tengah memegang kepala ular yang sangat besar, rahang ular tersebut diketahui berada dekat dengan area pribadinya.

Laki-laki berusia 38 tahun ini langsung menjerit memanggil istrinya dan berusaha bertarung lantaran ular tersebut tak mau melepaskannya. Dalam pertarungan ini, korban meronta kesakitan. Bercak darah terlihat di lantai dan dinding. Korb an yang takut akan kehilangan penisnya, Atthaporn berusaha mencari jalan lain untuk melepaskan diri.

Ads
Dia mengambil tali dan berusaha mengikat kepala ular sepanjang empat meter itu di pintu kamar mandi.

Laki-laki berusia 38 tahun ini kini dirawat setelah kehilangan banyak darah dan pingsan setelah bertarung dengan ular yang menyerangnya di kamar mandi.

Bangpakong News menulis, petugas penyelamat dihubungi untuk melepaskan ular yang terjebak di pipa toilet, tepatnya di sebuah rumah di Chachoengsao, Bangkok Timur.

Media di Thailand menyatakan petugas pemadam kebakaran mengunakan palu untuk menghancurkan toilet dan menarik piton yang masih hidup. Masih dipertimbangkan apakah ular ini akan kembali dilepaskan ke alam liar. Korban, Atthaporn saat ini dalam kondisi stabil dan dirawat di rumah sakit Thailand. ***

Editor:
Akham Sophian

Sumber:
Harianjogja.com

loading...
Kategori : Internasional
wwwwww