PotretNews.com Selasa 20 November 2018

Kisah Presiden AS Lyndon Baines Johnson yang Tampil Telanjang di Depan Umum

Kisah Presiden AS Lyndon Baines Johnson yang Tampil Telanjang di Depan Umum

Presiden Amerika Serikat Lyndon Baines Johnson dilantik menjadi Presiden AS di atas pesawat Air Force One, 22 November 1963.

Kamis, 03 Maret 2016 21:11 WIB
NEW YORK, POTRETNEWS.com - Adakah orang yang pernah membayangkan seorang presiden tampil tanpa mengenakan pakaian di depan umum? Apalagi di saat harus memberikan keterangan pers di hadapan wartawan.Hal itu ternyata pernah dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat Lyndon Baines Johnson yang memimpin pemerintahan pada periode 1963-1969. Suatu ketika, Johnson tampil tanpa busana saat berada di dalam pesawat kepresidenan Air Force One.

Disebutkan, dia berdiri di depan wartawan dengan tenangnya. Memang, saat itu sedang musim panas. Udara terasa gerah, lengkap dengan terik sinar matahari.

Kala itu, Johnson yang memang dikenal "tak punya malu" baru saja selesai menyampaikan orasi dalam kampanye pemilihan Presiden, tahun 1964.

Ads
Dia lalu mengundang seorang wartawan dari Gedung Putih Frank Cormier bersama dua koleganya untuk mengikuti jumpa pers mendadak. Cerita ini pun dikutip buku Cormier yang terbit tahun 1977, berjudul, "LBJ: The Way He Was."

Tentu, bukan pemandangan yang lumrah jika seorang presiden, apalagi presiden negara adidaya AS melepas celana dan kemejanya, ketika menjawab pertanyaan serius wartawan seputar isu perekonomian.

Bahkan di dalam buku itu, Cormier menyebutkan, Johnson sampai melepas celana dalamnya. Selanjutnya, dia pun berpolah seperti tak ada sesuatu yang "istimewa" kala itu. Sang Presiden terus berbicara kepada jurnalis, dalam keadaan telanjang bulat sambil memegang handuk.

Pesawat yang mengangkut Johnson dan para wartawan itu pun menjadi istimewa. "Orang mungkin bisa menjustifikasi bahwa kejadian itulah yang paling penting dalam sejarah kapal terbang di dunia," ungkap sejarawan pesawat kepresidenan Jeff Underwood, di tahun 2013.

Kini, kapal itu mendapat kode sandi Special Air Mission (SAM) 26000. Pesawat "bersejarah' itu kini bisa disaksikan di Galeri Kepresidenan di Museum Nasional US Air Force One, di Dayton, Ohio.

Setahun sebelum peristiwa itu, Johnson dilantik menjadi Presiden AS juga di atas pesawat yang sama. Kala itu, tanggal 22 November 1963, tanggal yang sangat dikenang oleh warga AS.

Johnson diambil sumpahnya sebagai Presiden, setelah Presiden John F. Kennedy tewas dalam penembakan di Dallas. Dia disumpah oleh Hakim Sarah T Hughes, juga satu-satunya hakim wanita yang pernah mengambil sumpah dari seorang pemimpin tertinggi di AS. ***

Sumber:
Kompas.com

Editor:
Akham Sophian



Kategori : Internasional
wwwwww