Lewat Pertemuan Bulanan, Penerima PKH di Desa Pangkalanbatang Barat Bengkalis Temukan Solusi dari Pendamping
![]() |
Pendamping PKH Desi Azriyanti foto bersama beberapa anggota penerima PKH Desa Pangkalan Batang Barat, Bengkalis Riau Jumat (2/2/2024) petang. |
”Ade masalah atau tidak itu tetap kami lakukan sebagai pendamping untuk mendengokan keluhan daghi para anggota tadi," kata Desi Azriyanti kepada potretnews.com, Jumat (2/2/2024) setelah selesainya acara.Dilanjutkan Desi dalam dialek Melayu Pesisirnya, "Kadang ade yang tidak keluo duitnye, bantuannye bemasalah, kadang NIK (Nomor Induk Kependudukan)-nya salah, itu yang kami selesaikan, kami uruskan. Alhamdulillah, dalam pertemuan tadi tidak ade anggota yang menghadapi masalah, kalau kemaghen ade yaitu NIK-nye salah satu.""Kalau harapannye supaye bantuan PKH ini terus adelah, terus lanco dan untuk ibuk-ibuk ni nanti mane tau bisa diteruskan ke suami kalau salah satu ade yang meninggal (dunia,red)," tambah Desi yang terlihat masih penuh semangat.
Isna Hartini seorang penerima bantuan PKH sekitar 6 tahun terakhir menuturkan, "Meghasa senang mengikuti pertemuan tadi karena aspirasi kita bisa keluo, bisa kita tanye-tanye (pendamping PKH) ape yang patut karene ade tempat. Kalau tak ade pertemuan ini payah juge awak nak betanye entah dengan siape. Harapannye kalau lah dapat pertemuan tadi bio lah belanjut teghos dan program PKH ni juge belanjut ye dak karene yang membutuhkan tu masih banyak.”Dalam pantauan langsung wartawan media ini ada hal menarik, di antara yang hadir ada seorang ibuk lanjut usia yang telah 2 kali ganti kartu keluarga namun belum terdaftar sebagai penerima bantuan apa pun.Kemudian, Yati seorang guru honorer MDTA Al Muhsinin yang pernah ikut dalam film pendek Kompang Kampong berperan sebagai Mak Usu yang cerewet ”suke besungot" dilombakan di Indonesia Short Film Festival (ISFF) hari jadi SCTV 2015 adalah anggota kelompok PKH desa ini yang satu lagi.Rumahnya bersebelahan tempat pertemuan tadi hadir untuk mendapatkan informasi terkini yang kabar dari Desi, PKH Insya Allah akan keluar dalam waktu dekat.Di akhir pertemuan, semua pulang dengan penuh semangat karena tempat acara digelar di rumah almarhum Usman bin Kuning yang merupakan salah seorang pemikul peluru senapan Soebrantas saat Perang Sosoh Pedekik Januari 1949 dan juga rumah almarhumah Asiah biniTomel yang merupakan adik kandung dari Maestro Zapin H M Yazid bin Tomel mendapatkan banyak informasi terbaru dan solusi yang akan coba dibantu Desi.Isna Hartini dalam kesempatan sebelum menstater sepeda motor mengungkapkan keinginan anak perempuannya yang pertama yang telah selesai S-1 Jurusan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 dan anak perempuan keduanya yang masih kelas II SMKN 1 Bengkalis jurusan desain melanjutkan pendidikan S-1.***

























