Lintasi Jalan Umum tanpa Alas di Kecamatan Bantan Bengkalis, Ekskavator Milik Pengusaha Tambak Udang Bikin Warga Kecewa
![]() |
SUNGAIKEMBUNG, POTRETNEWS.com — Ekskavator milik pengusaha tambak udang yang melintas Jembatan Sungaikembung, serta Jalan Utama Desa Kembungbaru dan Desa Telukpambang Kecamatan Bantan, tidak menggunakan alas sehingga terlihat trek atau rodanya mencakar jalan hingga terkelupas.
Tentu saja hal ini membuat kecewa warga sekitar yang melihat jalan yang terkelupas ini di antaranya diungkapkan Yanto alias Ayan yang menilai pekerja yang menjalankan ekskavator tidak mempunyai etika saat menggunakan alat beratnya melintasi jembatan Sungaikembung tanpa menggunakan alas papan tadi.”Sering kali kami melihat beko (ekskavator) milik pengusaha melintas jalan dan jembatan ini, tak gunokan alas bang. Dah lah jalan ghosak kalau di lewat beko beso macam ini terus semakin ghosak lah, kalau dah ghosak paghah bukan senang nak betol, bukan semudah membalik telapak tangan. Jalan ni lah memudahkan oghang-oghang bawak ojol, kelapo sawit, kalau jalan ghosak nak lewat Tasik lebih paghah lagi. Bukan jalan ni ajo nak dibetol oghang PU (PUPR Kab.Bengkalis), banyak jalan lain yang ghosak lagi, Bang. Bukan sekali due beko ini lewat jalan tak pakai alas," ungkap seorang warga kesal.Menanggapi hal ini, Isnadi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Team Operasional Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia, (Topan RI), sangat menyayangkan kenapa ini bisa terjadi atau memang pengusaha tersebut tidak paham mengunakan jalan negara yang semestinya harus mengikuti ketentuan sesuai Peraturan Perundang-undangan.”Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 69 Tahun 1993, tentang penyelenggaraan Angkutan Barang di Jalan yang dirubah dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 30 Tahun 2002, apabila merusak ruas jalan umum milik negara, bisa mendapatkan sanksi hukum atau pidana," paparnya.
























